
Ragam, Jabrupdate: Lebaran tahun ini dirayakan dengan suguhan film horor berjudul Badarawuhi di Desa Penari. Film yang berdurasi sekitar 2 jam 2 menit ini akan di rilis di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 11 April 2024. Mengingat tanggapan positif terhadap karakter bernama Badarawuhi di film sebelumnya, film ini diharapkan mampu mencapai kesuksesan seperti di film sebelumnya.
Pada tanggal 30 April 2022 lalu, film KKN di Desa Penari menggaet kurang lebih 10 juta penonton dan diklaim sebagai film Indonesia yang paling laris. Kali ini, film keduanya menjadi sekuel dari film tersebut dengan lebih banyak mengeksplorasi karakter bernama Badarawuhi, sosok yang paling ditakuti di desa Penari.
SimpleMan dan Lele Laila masih dipercaya untuk menulis naskah film ini, sedangkan Gerald Mamahit tak turun tangan dalam pembuatan naskahnya. Perbedaan yang cukup signifikan juga terjadi di bangku sutradara. Kimo Stamboel dipercaya untuk menggantikan Awi Suryadi untuk duduk di bangku sutradara.
Seperti di film sebelumnya, Aulia Sarah akan memerankan tokoh penting dalam film Badarawuhi. Sementara itu, jajaran pemeran berbakat turut hadir untuk membangun ketegangan di film ini, seperti Diding Boneng, Aming Sughandi, M. Iqbal Sulaiman, Maudy Effrosina, Ardit Erwanda, Claresta Taufan dan Jourdy Pranata.
Sinopsis Film Badarawuhi di Desa Penari
Dalam trailernya yang dirilis MD Pictures di kanal digital Youtube pada tanggal 6 Maret 2024, Badarawuhi di Desa Penari akan menceritakan kisah Mila (Maudy Efrosina) yang terjebak dalam misteri di desa Penari. Saat Mila dan teman-temannya tiba di desa tersebut, Mila disuruh untuk mengikuti ritual yang diikuti oleh sekelompok gadis.
Sekelompok gadis itu menari dengan lancar setelah mereka menghirup selendang yang mereka kenakan, tak terkecuali Mila yang sebelumnya menganggap dirinya tak bisa menari. Mereka seolah-olah dikendalikan oleh sebuah kekuatan yang tak kasat mata.
Di adegan selanjutnya, Mila terlihat mendatangi tempat berdiamnya Badarawuhi didampingi oleh Ratih Claresta Taufan. Adegan berlanjut dengan menunjukkan Mila dan Ratih yang berlari di tengah hutan. Sesampainya ia di desa, keadaan desa tersebut semakin mencekam.



