Bapperida Ciamis Dorong Riset dan Inovasi untuk Kemajuan Daerah

Ciamis, Jabarupdate : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis terus mendorong pemanfaatan riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyusun dokumen Rencana Induk Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJPID).

Penyusunan RIPJPID menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam membangun perencanaan yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Dokumen ini diharapkan mampu menjadi pedoman dalam menentukan arah pengembangan riset sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, menegaskan pentingnya penerapan hasil riset dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penyusunan RIPJPID menjadi langkah penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis riset dan inovasi. Kami berharap hasil penelitian dan pengembangan teknologi tidak hanya berhenti pada kajian, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung kemajuan Kabupaten Ciamis,” ucapnya.

RIPJPID Jadi Pedoman Pengembangan Riset

Penyusunan RIPJPID memiliki landasan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Selain itu, Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Riset dan Inovasi di Daerah menjadi salah satu acuan dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di tingkat daerah.

Melalui dokumen tersebut, Bapperida Ciamis berupaya membangun arah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terencana, terpadu, serta berkelanjutan.

RIPJPID juga dirancang untuk memperkuat hubungan antara kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan teknologi, dan inovasi dengan prioritas pembangunan Kabupaten Ciamis.

Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing Daerah

Dalam penyusunannya, RIPJPID diarahkan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan daerah. Dokumen ini juga akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan, strategi, serta rencana aksi pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat diharapkan dapat berperan dalam pengembangan riset dan inovasi.

Kolaborasi ini penting agar penelitian yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, hasil riset dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing daerah, dan mendorong pelayanan pemerintahan yang lebih efektif.

Bapperida Ciamis juga menekankan pentingnya tindak lanjut setelah dokumen RIPJPID disusun. Rencana aksi yang dirumuskan perlu diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, prioritas pembangunan, ketersediaan sumber daya, serta kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaannya diharapkan dilakukan secara bertahap melalui program dan kegiatan yang terintegrasi bersama perangkat daerah serta para pemangku kepentingan.

Melalui penyusunan RIPJPID, Pemerintah Kabupaten Ciamis diharapkan semakin mampu mengoptimalkan potensi riset dan inovasi sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.

Dengan perencanaan yang terarah dan kolaborasi yang berkelanjutan, riset dan inovasi diharapkan tidak hanya menghasilkan gagasan baru, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Kabupaten Ciamis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini