Dedi Mulyadi Siap Wujudkan Jawa Barat Bebas Banjir

BANDUNG, Jabarupdate: Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan Jabar bebas dari bencana Banjir.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan.

“Kami bekerja untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemimpin nasional kita Pak Presiden RI Prabowo Subianto agar banjir tahun ini adalah banjir yang terakhir, tidak boleh lagi ada banjir berikutnya,” kata Dedi Mulyadi, Jumat (14/03/2025).

Dedi Mulyadi mengatakan, salah satu problem dari bencana banjir yang terjadi saat ini ada tiga masalah.

Pertama, di hulu daerah resapan airnya terdiri atas kawasan gunung, hutan, dan areal perkebunan itu berubah fungsi menjadi kawasan permukiman elite, menjadi kawasan pariwisata yang menggerus areal resapan air dengan jumlah yang cukup tinggi.

“Sebenarnya dari sisi cuaca sekarang belum dikategorikan hujan ekstrem karena masih di kisaran 20-30 mm, berarti masih relatif rendah menurut saya,” katanya.

Masalah kedua, di bantaran sungainya berubah juga, sudah terjadi penyempitan, kemudian pendangkalan, bahkan daerah aliran sungainya diisi oleh areal permukiman.

“Ini juga menjadi konsep kami didiskusikan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait,” ucapnya.

Ketiga, di daerah hilirnya itu juga banyak daerah rawa yang diuruk, kemudian daerah sawah diuruk atau areal persawahan di tengahnya, di tata ruangnya ada areal permukiman, kemudian akhirnya banjir hampir 2,5 meter.

“Ketiga hal ini, tadi kami diskusikan secara bersama kalau provinsi akan mengeluarkan peraturan gubernur tentang larangan penggunaan areal perkebunan, kehutanan, dan daerah aliran sungai, kemudian Menteri PKP juga akan mengeluarkan peraturan menteri (permen). Namun, ini masih dalam kajian,” ujar Dedi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini