
Palembang, Jabarupdate : Komitmen Kabupaten Ciamis dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis, Fikriansyah, dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Hotel Harper, Palembang, Kamis (16/7/2026).
Pada forum tersebut, Fikriansyah memaparkan perkembangan implementasi digitalisasi transaksi di Kabupaten Ciamis. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada berbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya di sektor pengelolaan pendapatan daerah dan pelayanan publik.
Menurutnya, digitalisasi transaksi pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Karena itu, Kabupaten Ciamis terus berupaya memperkuat ekosistem digital agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan efisien.
“Digitalisasi bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga membangun sistem pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Pengalaman yang telah dijalankan di Kabupaten Ciamis diharapkan dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD),” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi digital di Kabupaten Ciamis dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam memperluas penggunaan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam presentasinya, Fikriansyah juga mengulas berbagai perkembangan digitalisasi yang telah diterapkan di Kabupaten Ciamis sebagai salah satu praktik baik (best practice) dalam percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan publik sekaligus mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah.
“Keberhasilan digitalisasi transaksi pemerintah daerah merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan para stakeholder memiliki peran penting dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi sehingga transaksi non-tunai dapat diterapkan secara optimal di Kabupaten Ciamis,” jelasnya.
Kegiatan Capacity Building TP2DD yang digelar Bank Indonesia ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan.
Forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi dalam mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah di masing-masing wilayah.
Kepercayaan yang diberikan kepada Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Ciamis sebagai narasumber menunjukkan bahwa langkah-langkah digitalisasi yang telah diterapkan di Kabupaten Ciamis mendapat perhatian dan apresiasi.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan berbasis digital.



