Disnakkan Ciamis Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Ikan

Disnakkan Ciamis Wujudkan Ketahanan Pangan
Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan melalui Bimtek Pengolahan Hasil Perikanan, memberdayakan masyarakat untuk inovasi dan kesejahteraan/Dok Disnakkan Ciamis

Ciamis, Jabarupdate: Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis wujudkan ketahanan pangan melalui Bimtek Pengolahan Hasil Perikanan 2025, dukung ekonomi dan gizi masyarakat.

Lembaga ini telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Diversifikasi Pengolahan Hasil Perikanan Tahun 2025.

Salah satu kegiatannya pada Kamis, 22 Mei 2025, di Gedung Dakwah Islam Panoongan, Kecamatan Ciamis.

Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan dengan menggandeng perwakilan dari desa-desa fokus stunting dan kelompok pengolah hasil perikanan.

Acara ini mencerminkan komitmen Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Langkah Strategis Disnakkan Ciamis Wujudkan Ketahanan Pangan

Dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025), Kepala Disnakkan Ciamis, Dr. Giyatno, menegaskan pentingnya diversifikasi produk perikanan.

“Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan melalui peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga mendukung penurunan angka stunting melalui pangan bergizi berbasis ikan, yang kaya protein dan omega-3.

Pelatihan Praktis untuk Inovasi Perikanan

Bimtek ini diikuti puluhan peserta yang antusias, termasuk perwakilan desa dan kelompok pengolah hasil perikanan.

Mereka mendapatkan pelatihan intensif tentang teknik pengolahan modern, seperti pembuatan nugget ikan, abon, dan keripik ikan.

Selain itu, sesi tentang pengemasan produk dan strategi pemasaran turut diberikan untuk meningkatkan daya saing di pasar.

Narasumber ahli perikanan berbagi wawasan praktis, memastikan peserta mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Siti Aminah, peserta, mengungkapkan manfaat pelatihan ini. “Dulu kami hanya tahu ikan asin. Sekarang, kami bisa membuat produk baru yang lebih menarik dan menguntungkan,” katanya.

Ia berharap Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan dengan terus mengadakan pelatihan serupa untuk mendukung usaha lokal.

Dampak Nyata untuk Ekonomi dan Gizi

Kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan gizi. Dengan mengoptimalkan potensi perikanan, Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan melalui penciptaan peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Produk olahan ikan tidak hanya meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga menyediakan sumber protein yang terjangkau untuk keluarga di wilayah rawan stunting.

Dr. Giyatno menegaskan bahwa Disnakkan Ciamis akan terus mendampingi peserta pasca-pelatihan, termasuk dalam hal akses pasar dan permodalan.

“Kami ingin memastikan ilmu yang diperoleh diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Inspirasi untuk Masa Depan

Meski digelar bulan lalu, semangat Bimtek ini tetap relevan. Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan sebagai langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan sehat.

Kegiatan ini menginspirasi warga Ciamis untuk berinovasi dengan sumber daya lokal, memperkuat ekonomi, dan mendukung generasi bebas stunting.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, kunjungi situs resmi Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis atau hubungi kantor terkait.

Disnakkan Ciamis wujudkan ketahanan pangan sebagai bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini