Inilah 6 Nama yang Disebut-sebut Sebagai Pengganti Gus Miftah

Pengganti Gus Miftah
6 Nama yang Disebut-sebut Pengganti Gus Miftah, Siapa yang Dipilih Presiden Prabowo Subianto?/Foto: Ist

Nasional, Jabarupdate: Muncul nama-nama yang disebut-sebut sebagai sosok pengganti Gus Miftah setelah ia memutuskan mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan pada 6 Desember 2024.

K.H. Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang akrab disapa Gus Miftah, menjadi sorotan setelah videonya menghina Sunhaji, seorang pedagang es keliling, viral di media sosial.

Akibatnya, Miftah yang juga pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman, DIY, itu mendapat beragam hujatan dari publik, hingga ia mengundurkan diri dari posisi utusan khusus presiden.

Keputusan ini membuat publik bertanya-tanya, siapa sosok yang akan menggantikannya?

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah memastikan bahwa pengganti Gus Miftah akan segera dipilih dalam waktu dekat.

Sejumlah nama mulai mencuat, baik dari kalangan ulama, tokoh agama, hingga akademisi.

Berikut lima kandidat yang banyak disebut-sebut sebagai pengganti Gus Miftah.

1. Yaqut Cholil Qoumas

Nama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang dikenal dengan Gus Yaqut, menjadi salah satu kandidat yang disebut bakal menggantikan Gus Miftah.

Mantan Menteri Agama ini memiliki pengalaman panjang dalam menjalin kerukunan antarumat beragama.

Sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Gus Yaqut dinilai memiliki visi yang jelas dalam membina harmoni keagamaan di Indonesia.

2. Gus Farkhan Evendi

Gus Farkhan Evendi adalah tokoh muda yang juga disebut-sebut layak dipilih Prabowo untuk mengisi posisi ini. Berasal dari keluarga ulama, Gus Farkhan dikenal dekat dengan berbagai tokoh lintas agama.

Dukungan kepadanya terus menguat, terutama dari kalangan pesantren dan komunitas keagamaan.

Bahkan Gus Muwafiq menilai Gus Farkhan adalah sosok yang layak untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Miftah.

“Cukup layak dan pantas,” ujar Gus Muwafiq.

Tidak hanya itu, Guw Muwafiq juga menegaskan bahwa sosok Gus Farhan selain layak dan pantas, Gus Farhan juga dinilai memiliki rekam jejak pengalaman yang mumpuni.

“Pengalaman juga cukup,” kata dia.

3. Rocky Gerung

Tokoh yang sering kontroversial ini juga disebut sebagai salah satu calon pengganti. Sebagai seorang filsuf dan akademisi, Rocky dikenal dengan pemikirannya yang kritis.

Meskipun namanya jarang dikaitkan dengan isu keagamaan, sejumlah pihak melihatnya sebagai sosok yang berpotensi membawa pendekatan baru dalam membangun kerukunan beragama di Indonesia.

4. Ustaz Adi Hidayat (UAH)

Ustaz Adi Hidayat adalah nama lain yang banyak diusulkan masyarakat. Dengan latar belakang sebagai Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, UAH memiliki pengalaman luas dalam dakwah dan pendidikan keagamaan.

Gaya ceramahnya yang santun dan penuh wawasan membuatnya diterima oleh berbagai kalangan.

Ustaz Adi Hidayat saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk periode 2022–2027.

Ia dikenal sangat aktif menyampaikan ceramah keagamaan dan berdakwah melalui kanal YouTube miliknya, yang menjadi salah satu media utama dalam menjangkau jamaahnya

5. Irfan Hakim

Nama presenter dan aktor Irfan Hakim muncul sebagai calon alternatif. Meski lebih dikenal sebagai figur di dunia hiburan, Irfan Hakim berasal dari keluarga religius dan memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat.

Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi acara komedi Ngelenong Nyok yang tayang dari tahun 2005 hingga 2007.

Ayahnya, seorang pedagang beras, sempat berharap agar Irfan memilih jalan sebagai pendakwah.

Hal ini membuat perjalanan kariernya menuju dunia hiburan tidak mudah dan penuh lika-liku.

Banyak yang menilai pendekatan unik Irfan dalam menyampaikan pesan damai bisa menjadi daya tarik tersendiri.

6. Ali Mochtar Ngabalin

Salah satu nama yang disebut berpotensi menggantikan posisi Gus Miftah adalah Ali Mochtar Ngabalin.

Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.

Sebelumnya, Ngabalin juga pernah menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI periode 2004–2009 melalui Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (F-BPD), mewakili daerah pemilihan Sulawesi Selatan II.

Pada tahun 2010, ia bergabung dengan Partai Golkar setelah sebelumnya keluar dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Menunggu Keputusan Presiden

Meski sejumlah nama telah mencuat, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa, sehingga sosok yang terpilih harus benar-benar mampu menjalankan tugas ini dengan baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini