Nasional, Jabarupdate: Program Koperasi Merah Putih kini tengah menjadi buah bibir masyarakat setelah mengumumkan rekrutmen besar-besaran pada April 2026.
Fokus utama publik kini tertuju pada satu hal, berapa besaran gaji yang akan diterima, khususnya untuk posisi strategis seperti Manajer Koperasi?
Kesempatan karier ini terbuka luas bagi para pencari kerja maupun fresh graduate yang ingin berkontribusi dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Selain posisi Manajer, program ini juga membuka lowongan mulai dari tingkat akar rumput seperti pegawai kampung nelayan, yang semuanya akan terintegrasi dalam ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Skema Gaji Berbasis Kompetensi dan Pendidikan
Hingga saat ini, pemerintah memang belum merilis tabel gaji resmi untuk jabatan Manajer.
Namun, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan sinyal positif terkait skema pengupahan yang akan diterapkan.
Menurut Zulkifli, besaran gaji para pekerja di ekosistem Koperasi Merah Putih akan bersifat fleksibel dan sangat bergantung pada latar belakang pendidikan serta kompetensi individu masing-masing pelamar.
“Nanti akan dilihat, kan ada lulusan D3, D4, hingga S1. Tentunya gaji akan mengikuti (jenjang pendidikan) tersebut,” ujar Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan pers di kantor Kemenko Pangan, Selasa (15/4/2026).
Estimasi: Berapa Kisaran Gaji Manajer?
Meskipun angka pasti posisi Manajer masih disimpan rapat, publik bisa melakukan estimasi berdasarkan data posisi lain dalam program yang sama.
Pada rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI September tahun lalu, Menteri Koperasi Ferry Juliantoro sempat memaparkan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp156 miliar. Anggaran ini diperuntukkan bagi 8.000 tenaga pendamping yang masing-masing menerima upah sekitar Rp6,5 juta per bulan.
Sementara itu, untuk posisi Asisten Bisnis yang bertugas di tingkat desa atau kelurahan, besaran upah yang ditetapkan adalah Rp7,5 juta per bulan.
Berdasarkan data tersebut, banyak pihak memprediksi bahwa gaji Manajer Koperasi Merah Putih akan berada di atas angka Rp7,5 juta, mengingat tanggung jawabnya yang lebih besar dalam mengelola operasional dan keberlanjutan usaha.
Jadwal dan Link Pendaftaran Resmi
Bagi Anda yang tertarik mencoba peruntungan, pendaftaran untuk posisi Manajer Koperasi Merah Putih telah dibuka sejak 15 April dan akan berakhir pada 24 April 2026.
Proses seleksi dilakukan sepenuhnya secara transparan melalui portal resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Berikut adalah langkah-langkahnya:
– Akses laman resmi di https://phtc.panselnas.go.id.
– Unggah dokumen pendukung sesuai persyaratan.
– Pantau hasil seleksi secara berkala melalui akun masing-masing.
Pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan emas ini untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi desa yang terhubung langsung dengan jaringan nasional.




