Kampung Zakat Sindangrasa Resmi Hadir, Pelopor di Ciamis

CIAMIS, Jabarupdate: Kelurahan Sindangrasa resmi menorehkan sejarah baru sebagai pelopor gerakan filantropi Islam di Kabupaten Ciamis. Pemerintah Kelurahan Sindangrasa, bekerja sama dengan Baznas dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, meluncurkan “Kampung Zakat Masagi” Selasa (30/06/2026).

​Peresmian yang berpusat di halaman Kantor Kelurahan Sindangrasa ini menandai langkah awal integrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berbasis pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Foto bersama Peresmian Kampung Zakat di Sindangrasa ( Rizal Nurramdhani/ Jabarupdate )

​Solusi Strategis di Tengah Keterbatasan APBD Ciamis

​Bupati Ciamis, Dr. H.Herdiat Sunarya, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif luar biasa ini. Dalam sambutannya, Herdiat menekankan bahwa potensi zakat dan infak merupakan instrumen krusial dalam menopang pembangunan daerah, terlebih di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ciamis.

​”Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis ini tergolong kecil, kita berada di peringkat ke-24 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Setelah dipotong belanja wajib seperti BLUD rumah Sakit dan PJU, anggaran murni pembangunan jalan sangat terbatas. Sementara niat memajukan Ciamis memerlukan biaya besar,” ujarnya.

​Bupati Herdiat juga mengenang masa awal kepemimpinannya saat membenahi tata kelola zakat di Ciamis pada 2019 yang sempat mengalami defisit. Namun, berkat transparansi dan komitmen membangun kepercayaan publik, perolehan zakat melonjak tajam.

​”Alhamdulillah, dari awalnya hanya berputar di angka Rp1 miliar hingga Rp2 miliar, sebelum masa jabatan saya selesai kemarin, angkanya sudah tembus Rp14 miliar bahkan Rp24 miliar di tahun 2024. Kuncinya adalah kepercayaan. Ketika masyarakat yakin zakatnya dikelola dengan benar dan disalurkan kepada yang berhak, mereka tidak akan ragu,” tambahnya.

​Komitmen Baznas Ciamis Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

​Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Drs. Lili Miftah menyatakan optimismenya terhadap gerakan masif ini. Baznas Ciamis menargetkan perolehan ZIS tahun ini mampu menyentuh angka Rp30 miliar.

​”Hingga bulan keenam (Juni 2026), Alhamdulillah sudah terhimpun Rp17 miliar. Kami sangat optimis target Rp30 miliar dapat terlampaui. Semua ini berkat adanya regulasi yang kuat berupa Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9, yang menggerakkan seluruh lini dari pejabat kabupaten hingga tingkat RT,” jelasnya.

​Lebih lanjut, Lili Miftah memaparkan dampak nyata dari pengelolaan ZIS di Ciamis, salah satunya adalah pembangunan 1.400 rumah tidak layak huni (Rutilahu) dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

​Ke depan, Kampung Zakat ini akan difokuskan untuk mendorong mustahik (penerima zakat) agar mampu mandiri secara ekonomi dan naik kelas menjadi muzakki (pemberi zakat) melalui penguatan modal UMKM berbasis syariah.

​Sindangrasa Masagi: Sinergi Lima Program Unggulan

​Lurah Sindangrasa Derry Yusman, menyampaikan rasa terima kasih atas ditunjuknya wilayah mereka sebagai proyek percontohan. Menurutnya, gerakan infak di Sindangrasa sudah berjalan masif melibatkan seluruh elemen masyarakat, ASN, TNI, hingga Polri.

​”Gerakan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ikhtiar membawa keberkahan. Kita juga bersyukur gerakan kebaikan ini linier dengan prestasi Kelurahan Sindangrasa yang berhasil meraih Peringkat ke-1 pada Anugerah Gapura Sri Baduga 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat,” ungkap Derry.

​Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Hidayat, menjelaskan bahwa Kampung Zakat ini mengusung tagline “Masagi” (Masyarakat Sindangrasa Gemar Infaq).

​Gerakan ini diwujudkan melalui lima program unggulan, yaitu:

  • ​Sindangrasa Peduli (Bantuan sosial dan kebencanaan)
  • ​Sindangrasa Sehat (Akses pembiayaan kesehatan)
  • ​Sindangrasa Agamis (Penguatan nilai spiritual dan gotong royong)
  • ​Sindangrasa Cerdas (Beasiswa dan peningkatan mutu pendidikan)
  • ​Sindangrasa Sejahtera (Pemberian modal usaha dan pemberdayaan UMKM)

​”Besar harapan kami, Kampung Zakat Masagi ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi percontohan serta inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Kabupaten Ciamis,” pungkas Hidayat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini