Kekosongan Wakil Bupati, KOHATI Cabang Ciamis Dorong Tokoh Perempuan Ambil Peluang

KOHATI Cabang Ciamis
Ketua Umum KOHATI Cabang Ciamis, Hesti Ainun Azhar/Dok. Pribadi

Ciamis, Jabarupdate: KOHATI Cabang Ciamis dorong tokoh perempuan isi kekosongan Wakil Bupati Ciamis pasca-Pilkada 2024. Peluang emas untuk kepemimpinan inklusif!

Kabupaten Ciamis masih menghadapi kekosongan kursi Wakil Bupati pasca-wafatnya Yana D Putra pada 25 November 2024, dua hari sebelum Pilkada Serentak 2024.

H. Herdiat Sunarya, yang dilantik sebagai Bupati Ciamis pada 20 Februari 2025 di Istana Negara dan serah terima jabatan pada 3 Maret 2025 di DPRD Ciamis, kini menjalankan roda pemerintahan tanpa wakil.

Situasi ini membuka peluang emas, khususnya bagi tokoh perempuan, untuk mengisi posisi strategis tersebut.

KOHATI Cabang Ciamis, melalui Ketua Umum Hesti Ainun Azhar, menyerukan perempuan Ciamis untuk tampil sebagai agen perubahan.

Urgensi Wakil Bupati dalam Pemerintahan Ciamis

Wakil Bupati memiliki peran krusial dalam mendukung kelancaran pemerintahan daerah. Tugasnya mencakup membantu bupati dalam urusan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Dengan beban kerja bupati yang kompleks, wakil bupati memastikan efisiensi melalui pembagian tugas.

Selain itu, wakil bupati menjamin kesinambungan kepemimpinan saat bupati berhalangan, menjaga stabilitas politik dan kelancaran program pembangunan.

“Wakil bupati bukan hanya pendamping, tetapi juga jembatan komunikasi antara bupati, DPRD, dan masyarakat,” ujar Hesti dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (25/5/2025).

Peran ini, menurutnya, vital untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga Ciamis.

KOHATI Cabang Ciamis: Momentum Perempuan Berperan

Kekosongan jabatan wakil bupati menjadi sorotan KOHATI Cabang Ciamis sebagai peluang besar bagi perempuan.

Hesti menekankan bahwa perempuan memiliki modal sosial seperti empati, kecermatan, dan gaya komunikasi partisipatif, yang sangat relevan untuk memimpin di era modern.

“Perempuan Ciamis punya potensi besar untuk membawa perspektif baru dalam kebijakan, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Kesetaraan gender, yang kini menjadi isu global, turut mendorong partisipasi perempuan dalam politik.

Di Indonesia, regulasi seperti kuota afirmatif membuka ruang bagi perempuan untuk bersaing di ranah politik lokal.

KOHATI Cabang Ciamis melihat momen ini sebagai panggilan bagi perempuan dari berbagai latar belakang—birokrasi, akademisi, pengusaha, hingga aktivis sosial—untuk melangkah maju.

Warisan Perempuan Sunda: Inspirasi dari Nyi Raden Rachmatulhadiah

Hesti mengungkapkan bahwa keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan daerah bukanlah hal baru di tatar Sunda.

Tokoh seperti Nyi Raden Rachmatulhadiah Poeradiredja, yang dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan, menjadi teladan.

Ia tidak hanya mendampingi suaminya, tetapi juga memperjuangkan pendidikan bagi perempuan di masanya.

“Warisan Nyi Raden adalah bukti bahwa perempuan Sunda punya jiwa kepemimpinan yang kuat,” ungkap Hesti.

KOHATI Cabang Ciamis berharap semangat ini menginspirasi tokoh perempuan masa kini untuk mengisi kekosongan wakil bupati.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski peluang terbuka lebar, proses pengisian wakil bupati belum menunjukkan progres signifikan.

Berdasarkan informasi, Bupati Herdiat Sunarya menyatakan kesiapannya bekerja dengan siapa pun yang terpilih, namun keputusan akhir bergantung pada kesepakatan partai koalisi.

Hesti menegaskan bahwa KOHATI Cabang Ciamis akan terus mendorong perempuan untuk berani maju dan menggalang dukungan politik serta publik.

“Apakah Ciamis akan mencatat sejarah dengan wakil bupati perempuan pertama? Ini saatnya perempuan Ciamis menjawab tantangan,” tutur Hesti.

Dengan potensi besar yang dimiliki perempuan Ciamis, dukungan masyarakat dan elit politik menjadi kunci untuk mewujudkan kepemimpinan yang inklusif dan berdaya guna.

Siapakah Tokoh Perempuan yang Akan Muncul?

Hingga kini, belum ada nama pasti yang diusung sebagai calon wakil bupati.

Namun, KOHATI Cabang Ciamis optimistis bahwa perempuan Ciamis mampu mengisi posisi ini dengan visi yang progresif.

“Kami mengajak tokoh perempuan dari berbagai sektor untuk berani melangkah. Ciamis menanti kepemimpinan yang membawa perubahan nyata,” pungkas Hesti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini