Lapas Ciamis Gelar Razia dan Tes Urine Serentak, Hasilnya 100 Persen Negatif Narkoba

Oplus_131072

Ciamis, Jabarupdate: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkotika. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, pihak Lapas menggelar razia besar-besaran dan tes urine serentak, Senin malam (06/04/2026).

Kegiatan yang melibatkan aparat penegak hukum (APH) gabungan ini menyasar seluruh kamar hunian warga binaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, petugas tidak menemukan barang terlarang, dan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menjelaskan agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan. Langkah tegas ini merupakan implementasi langsung dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Fokus utama kami adalah penguatan pemberantasan narkoba dan peningkatan integritas petugas. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Ciamis benar-benar kondusif dan bebas dari penyalahgunaan barang haram tersebut,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kalapas menekankan agar seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional dan terukur. Meskipun dilakukan secara tegas untuk menegakkan aturan, ia menginstruksikan agar penggeledahan tetap mengedepankan sisi humanis dan menghormati hak-hak warga binaan.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kolaborasi solid antarinstansi. Lapas Ciamis menggandeng personel dari Polres Ciamis, Kodim 0613/Ciamis, serta BNN Kabupaten Ciamis untuk memastikan transparansi dan efektivitas pengawasan

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Erossyan Freda Adityawan, menambahkan teknis penggeledahan dilakukan secara sistematis. Petugas dibagi ke dalam beberapa tim untuk menyisir setiap sudut kamar hunian tanpa terkecuali.

“Pemeriksaan dilakukan sangat teliti terhadap barang-barang milik warga binaan. Selain razia fisik, kami juga melaksanakan tes urine kepada seluruh petugas dan sampel acak sebanyak 50 persen dari total 285 warga binaan,” jelas Erossyan.

Setelah berlangsung selama beberapa jam, kegiatan berakhir dengan hasil yang memuaskan. Tidak ditemukan adanya narkoba, senjata tajam, maupun alat komunikasi ilegal di dalam blok hunian.

“Hasil tes urine menunjukkan 100 persen negatif, baik dari unsur petugas maupun warga binaan yang diperiksa. Ini adalah capaian positif yang harus terus kita pertahankan demi marwah institusi pemasyarakatan,” pungkasnya.

Melalui hasil ini, Lapas Ciamis berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik dan menjadi role model bagi instansi pemasyarakatan lainnya dalam hal keamanan, ketertiban, dan integritas lingkungan kerja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini