CIAMIS, Jabarupdate: – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan siap memberikan kejutan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke 384.
Rakor tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, perangkat daerah terkait, media massa, dan para pendukung kegiatan.
Melalui program pembinaan yang terintegrasi, para warga binaan dipastikan bakal tampil all out menunjukkan bakat musik mereka di panggung utama pada puncak acara tanggal 16 Juni 2026 mendatang.
Langkah ini menjadi momentum penting dalam membuktikan bahwa Lapas bukan lagi sekadar tempat memenjarakan orang, melainkan wadah produktif untuk mencetak karya dan prestasi nyata
.Kalapas Ciamis, Supriyanto menyampaikan bahwa kesempatan tampil di hadapan publik ini merupakan buah dari koordinasi, komunikasi, dan sinergi yang berjalan sangat baik antara pihak Lapas dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Ciamis.
“Ini yang kami gaungkan dan kami selaraskan, bahwa Lapas itu tidak hanya memenjarakan orang, tapi memberi wadah. Mereka (warga binaan) juga punya karya, punya prestasi, dan punya kemampuan untuk berpikir seperti orang-orang di luar sana,” ujarnya saat Rakor di D’Laci Cafe, Lapas Ciamis, Sabtu (13/06/2026).
Sinergi Lintas Sektoral dan Dukungan Penuh Kapolres Ciamis
Program pembinaan kreativitas di Lapas Ciamis sejauh ini tidak berjalan sendiri. Pihak Lapas aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat luar, mulai dari Pemuda Muhammadiyah hingga institusi pendidikan seperti Universitas Galuh (Unigal).
Tak hanya itu, kolaborasi apik juga terjalin dengan Polres Ciamis. Kalapas Supriyanto memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Ciamis yang dinilai sangat antusias dan berkomitmen penuh (all out) mendukung penyatuan potensi seni antara Lapas dan Polres dalam bentuk karya musik.
“Saya salut dengan Pak Kapolres, beliau sangat antusias dengan acara nantinya. Lapas punya karya, Polres juga punya karya, apa salahnya kita satukan dalam bentuk tarik suara yaitu musik,” ungkapnya.
Bahkan, antusiasme tersebut sudah terlihat saat acara peluncuran (launching) lagu karya warga binaan yang sukses memikat perhatian publik hingga viral di media sosial TikTok.
Karya Tak Terpenjara Menuju Kemandirian
Secara khusus, Kalapas Supriyanto menyampaikan rasa bangganya kepada jajaran internal, seperti Pak James, Pak Eros, Pak Bisri, dan Pak Pace, yang menjadi penggagas utama gerakan musik ini hingga mampu mencapai puncaknya pada perayaan hari jadi nanti.
Penampilan bertajuk “Karya Tak Terpenjara” ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat serta masyarakat luas. Kalapas Supriyanto juga mengajak rekan-rekan media massa untuk ikut mengabarkan sisi positif dari proses pembinaan di Lapas Ciamis.
“Kami mohon dukungan dari pemerintah setempat dan teman-teman media massa untuk memberitakan yang baik-baik. Lapas Ciamis bisa mencetak dan berkarya sesuai keinginan masyarakat. Kita berikan kegiatan kemandirian sehingga muncul karya anak bangsa yang terpenjara,” tambahnya.
Komitmen Menjaga Keamanan dan Membangun Ciamis Bersama
Menjelang performa besar pada 16 Juni 2026 nanti, Lapas Ciamis menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan keamanan bersama. Pihaknya berharap acara dapat terselenggara dengan sukses tanpa ada kendala apa pun.
Program ini juga selaras dengan pesan dari pimpinan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan agar jajaran Lapas terus mendampingi dan membina warga binaan. Tujuannya jelas, agar saat kembali ke masyarakat nanti, mereka sudah mandiri, memiliki modal usaha atau keahlian, dan tidak membebani pemerintah.
“Jelas saya siap kolaborasi dengan pemerintah setempat untuk menciptakan Ciamis milik kita bersama. Kita sebagai pendatang siap membangun Ciamis menjadi yang terbaik di antara yang baik,” pungkasnya.




