Longsor Tebing di Desa Sukahurip Ciamis Ancam Banjiri Pesawahan, BPBD Turun Tangan

Longsor Tebing di Desa Sukahurip
Petugas BPBD Kabupaten Ciamis melakukan asesmen dan pengendalian di lokasi longsor tebing sepanjang 25 meter di Dusun Kertajaya, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican/Jabarupdate.id

Ciamis, Jabarupdate: Tebing longsor sepanjang 25 meter dengan ketinggian sekitar 5 meter terjadi di pinggir jalan penghubung Dusun Kertajaya dan Dusun Kubangpari, Dusun Kertajaya, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Kejadian ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis, 15 Januari 2026.

Material tanah longsoran menutupi saluran air di bawah tebing, sehingga berpotensi menyumbat aliran air saat hujan kembali turun.

Akibatnya, air hujan dapat meluap dan membanjiri area pesawahan di sekitar lokasi, mengancam lahan pertanian warga setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis langsung merespons laporan dari pemerintahan Desa Sukahurip yang masuk pada Sabtu, 17 Januari 2026 siang.

Tim BPBD segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dampak.

“Mendapat laporan longsor di Desa Sukahurip, kami langsung turun ke lokasi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, Sabtu (17/1/2026).

Hasil asesmen menunjukkan bahwa jika hujan deras kembali terjadi, material longsoran berisiko menyebabkan luapan air yang dapat menggenangi pesawahan di sekitarnya.

BPBD telah menyusun laporan asesmen untuk disampaikan kepada pimpinan guna langkah mitigasi lebih lanjut.

Selain menangani longsor di Desa Sukahurip, BPBD Ciamis juga melakukan asesmen terhadap kejadian kebakaran bagian dapur rumah warga di Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan.

Pemilik rumah yang terdampak kebakaran telah menerima bantuan sembako dari BPBD pada siang hari yang sama.

Ani Supiani menekankan pentingnya kewaspadaan warga di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan.

BPBD terus memantau kondisi cuaca dan siap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah dampak lebih luas.

Hingga kini, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian longsor tebing di Desa Sukahurip.

Akses jalan penghubung dua dusun tersebut masih dapat dilalui, meski saluran air perlu segera dibersihkan untuk mengantisipasi banjir pesawahan.

BPBD Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat Desa Sukahurip dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi longsor lanjutan serta banjir akibat curah hujan tinggi.

Warga diminta melaporkan segera jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau penyumbatan saluran air.

Laloran: Maharaja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini