Ciamis, JabarUpdate,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis kembali menorehkan prestasi yang gemilang Ditingkat Provinsi Jawa Barat.
Pada Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ciamis berhasil meraih nilai tertinggi se-Jawa Barat sekaligus menjadi satu-satunya kabupaten di provinsi ini yang masuk dalam kategori “Terjaga” (hijau).
Prestasi diumumkan KPK pada puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia(Hakordia), di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).
Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya mengapresiasi capaian angka yang diraih oleh Kabupaten Ciamis sangat diluar dugaan.
“Alhamdulillah dengan hasil skor yang dirilis oleh KPK dalam forum nasional mencapai 78,35 Ciamis mampu melampaui rata-rata nasional dan menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat tata kelola, transparansi pelayanan publik, serta integritas penyelenggaraan pemerintahan,” Ujarnya.
Selain itu Ciamis Juga menggeser posisi yang semula diurutan ketiga sekarang menjadi yang terbaik di Jawa Barat .
Bahkan, Herdiat juga menegaskan bahwa prestasi ini hasil kerja keras dari berbagai elemen, terutama para ASN Kabupaten Ciamis yang terus konsisten dengan menjunjung tinggi budaya kerja yang berintegritas.
“Kami tekankan dan ajak ASN untuk berkomitmen bekerja sesuai aturan, memberikan pelayanan terbaik, dan menggunakan fasilitas secara wajar dengan prioritas untuk kepentingan dinas,” ujarnya.
Herdiat menambahkan bahwa Pemkab Ciamis menggerakkan budaya kerja BerAKHLAK sebagai core value ASN untuk membangun integritas dan etos kerja.
“Kami juga terbuka menerima masukan, saran, bahkan kritik dari pihak mana pun,” ujarnya.
Lebih lanjut Herdiat juga mengucapkan terimakasih kepada para ASN dan berbagai pihak yang sudah menjaga nama baik Kabupaten Ciamis .
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Ciamis terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat integritas pemerintahan,” tegasnya.
Dengan status “Terjaga”, Ciamis menunjukkan bahwa upaya pencegahan korupsi dan peningkatan integritas bukan sekadar program formalitas, melainkan budaya kerja yang terus dikembangkan. (Rizal NR)




