Selasa, September 15, 2026
Beranda blog Halaman 3

Diskominfo Ciamis Siapkan Superdesa V2, Layanan Desa Makin Terintegrasi

Informasi digital tingkat desa
Kepala Diskominfo Ciamis, Enda Hidayat/Rizal Nurramdhani/Jabarupdate.id

Ciamis, Jabarupdate : Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong transformasi digital di tingkat desa.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan Superdesa V2 untuk mendukung pelayanan administrasi dan penyampaian informasi publik yang lebih terintegrasi.

Sosialisasi Superdesa V2 digelar pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Ciamis memperkuat pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa.

Kepala Diskominfo Ciamis, Enda Hidayat, mengatakan Superdesa dikembangkan sebagai platform digital yang dapat membantu pemerintah desa dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

“Superdesa ini disiapkan oleh Diskominfo Kabupaten Ciamis untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh desa,” ujar Enda.

Menurutnya, Superdesa memiliki dua fungsi utama, yakni mendukung administrasi pemerintahan desa dan menyediakan sistem informasi desa.

Pada pengembangan Superdesa V2, Diskominfo Ciamis melakukan sejumlah pembaruan agar sistem dapat memberikan layanan yang lebih terintegrasi. Salah satunya melalui koneksi dengan layanan kependudukan Silancar serta ekosistem aplikasi Helo Ciamis.

Superdesa V2 Gunakan Konsep Single Portal

Pengembangan Superdesa V2 tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan. Sistem baru tersebut juga dirancang untuk memperkuat fondasi teknologi, termasuk aspek skalabilitas, integrasi layanan, keamanan data, dan kemudahan penggunaan.

Konsep Single Portal menjadi salah satu bagian penting dalam Superdesa V2. Melalui konsep ini, sejumlah layanan desa dapat dihimpun dalam satu ekosistem digital.

Setidaknya terdapat tiga modul utama yang disiapkan, yakni E-Office, Silancar, dan Website Desa.

Modul E-Office dirancang untuk membantu aparatur desa mengelola administrasi pemerintahan. Fungsinya mencakup pengelolaan data kepegawaian serta administrasi persuratan secara elektronik.

Dengan sistem tersebut, proses surat-menyurat, mulai dari permohonan masyarakat hingga penerbitan surat keluar, diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan mudah dipantau.

Sementara itu, Modul Silancar diarahkan untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan.

“Sistem ini diproyeksikan terhubung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sehingga proses pengajuan dan pemantauan dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih praktis,” ujarnya.

Layanan tersebut mencakup kebutuhan administrasi seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, akta kelahiran, hingga akta kematian.

Website Desa Jadi Pusat Informasi Publik

Modul lainnya adalah Website Desa. Fitur ini disiapkan sebagai sarana pemerintah desa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka.

Melalui website tersebut, desa dapat mempublikasikan berbagai informasi, mulai dari berita kegiatan pemerintahan, statistik desa, hingga potensi unggulan daerah.

Website desa juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk UMKM dan potensi wisata yang dimiliki masing-masing desa.

Superdesa V2 sendiri berbasis website. Artinya, perangkat desa dapat mengakses sistem melalui browser tanpa harus memasang banyak aplikasi berbeda pada perangkat yang digunakan.

Kemudahan akses juga diperkuat melalui integrasi dengan Helo Ciamis. Ke depan, masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi dan layanan desa melalui satu ekosistem digital tersebut.

Integrasi ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi desa, membaca berita, serta memantau layanan administrasi tanpa harus mencari alamat website desa secara terpisah.

Pengembangan Superdesa V2 di Ciamis menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa.

Dengan layanan yang semakin terintegrasi, Superdesa V2 diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi aparatur desa sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tertib, dan mudah diakses masyarakat.

707 Penerima Cigembor Rasakan Manfaat Bantuan Beras

Ciamis, Jabarupdate :Sebanyak 707 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, menerima bantuan pangan berupa beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut diberikan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram.

Beras bantuan tiba di Kelurahan Cigembor pada Senin, 24 Agustus 2026. Penyaluran kepada masyarakat kemudian dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Lurah Cigembor, Dede Hermawan, S.IP, mengatakan proses penyaluran berjalan tertib dan sebagian besar penerima dapat mengambil bantuan sesuai mekanisme yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah, penyaluran bisa selesai dalam satu hari. Hanya ada dua penerima yang kebetulan sedang sakit, sehingga bantuannya kami salurkan pada hari berikutnya,” kata Dede.

Menurutnya, kelurahan melakukan pendampingan untuk memastikan proses pembagian berjalan lancar serta bantuan diterima oleh warga sesuai data penerima manfaat.

Penyaluran Melibatkan Pendamping

Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Cigembor melakukan pendampingan bersama pihak terkait. Dukungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darussalam turut membantu proses pelayanan kepada masyarakat.

Dede mengatakan keterlibatan mahasiswa KKN cukup membantu, terutama dalam mengatur penerima manfaat dan memperlancar proses penyaluran.

“Kami berkolaborasi dengan pihak terkait untuk pengawasan dan pelayanan. Kebetulan saat penyaluran tanggal 26 Agustus juga ada bantuan personel dari teman-teman KKN Universitas Islam Darussalam. Itu sangat membantu kami,” ujarnya.

Menurut Dede, proses penyimpanan sebelum penyaluran juga telah dipersiapkan sehingga bantuan dapat didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi aman.

Perhatian untuk Lansia dan Warga Sakit

Kelurahan Cigembor juga memberikan perhatian kepada penerima yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung mengambil bantuan.

Hal itu terutama bagi warga lanjut usia, warga yang sedang sakit, maupun penerima yang secara fisik tidak memungkinkan datang ke lokasi penyaluran.

Pada penyaluran kali ini, terdapat dua penerima yang sedang sakit. Bantuan untuk keduanya kemudian disalurkan pada hari berikutnya.

“Ke depan kami akan melihat kondisi penerima. Kalau ada warga yang sudah lanjut usia, tidak bisa berjalan atau memang tidak memungkinkan datang ke sini, tentu akan kami pikirkan mekanismenya agar bantuannya tetap bisa diterima,” katanya.

Dede menilai pelayanan terhadap kelompok rentan perlu tetap menjadi perhatian agar kondisi fisik tidak menghalangi penerima mendapatkan haknya.

Data Penerima Terus Diperhatikan

Selain memastikan kelancaran distribusi, Kelurahan Cigembor terus memperhatikan ketepatan data penerima manfaat.

Dede mengatakan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga diperlukan koordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan perubahan kondisi penerima atau persoalan dalam penyaluran bantuan.

Hingga penyaluran selesai, pihak kelurahan belum menerima keluhan berarti dari masyarakat terkait bantuan beras yang diterima.

“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada keluhan dari penerima terkait beras yang mereka terima. Kalau nanti ada persoalan, tentu akan kami tindak lanjuti dan komunikasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Dengan bantuan sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan, program tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pangan keluarga penerima manfaat di Kelurahan Cigembor.

Bantuan Beras Meringankan Kebutuhan Warga

Bagi penerima manfaat, bantuan beras menjadi tambahan penting untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Terlebih bagi warga yang mengandalkan pekerjaan dengan penghasilan tidak tetap.

Salah satunya dirasakan Adang, warga Cigembor yang sehari-hari bekerja serabutan. Ia biasa mendapatkan penghasilan dari pekerjaan menyapu jalan dan halaman, membersihkan kebun milik warga, serta pekerjaan lain yang tersedia.

Dengan penghasilan yang tidak selalu sama setiap hari, bantuan beras menjadi salah satu bentuk dukungan yang dirasakan langsung manfaatnya.

Adang mengaku bersyukur menerima bantuan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena bantuan beras yang diterimanya dapat membantu kebutuhan pangan keluarga.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan beras ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan keluarga, apalagi pekerjaan saya sehari-hari serabutan,” ujar Adang.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli kebutuhan pokok.

Bagi warga yang bekerja serabutan seperti Adang, bantuan tersebut menjadi tambahan yang berarti karena dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga ketika pendapatan harian tidak selalu menentu.

Kemarau Berkepanjangan, Polres Tasikmalaya Bantu Air Bersih untuk Warga Mangunreja

Tasikmalaya, Jabarupdate : Kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya dirasakan warga Kampung Kebon Kalapa, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Polres Tasikmalaya menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga setempat, Jumat (4/9/2026).

Penyaluran air dilakukan di depan Masjid Baitul Hikmah. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polres Tasikmalaya.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampungan air. Mereka kemudian mengantre secara tertib untuk mendapatkan air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Debit Air Sumur Warga Menurun

Kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat debit sejumlah sumber air mengalami penurunan. Kondisi itu turut dirasakan masyarakat yang selama ini mengandalkan sumur sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, distribusi air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, penurunan debit sumur menjadi salah satu faktor yang menyebabkan warga mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Penurunan debit air sumur dan kekeringan pada sejumlah sumber air warga menjadi alasan utama dilakukannya penyaluran bantuan tersebut,” ujar Ade.

Ia menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Polisi juga perlu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat.

Polres Tasikmalaya Pantau Wilayah Terdampak

Ade mengatakan, Polres Tasikmalaya akan terus memantau kondisi wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Jika kebutuhan masyarakat meningkat, bantuan air bersih akan kembali disalurkan secara bertahap.

“Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan. Distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bagi warga Kampung Kebon Kalapa, bantuan tersebut cukup berarti. Pasalnya, sebagian masyarakat mulai harus menghemat penggunaan air agar persediaan yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

Salah seorang warga, Nani (50), mengaku bersyukur atas bantuan air bersih dari Polres Tasikmalaya. Ia mengatakan, kondisi kemarau membuat warga yang mengandalkan sumur harus mencari cara lain untuk mendapatkan air.

“Sudah beberapa minggu ini air sulit. Kami harus membeli air atau mencari sumber air lain yang jaraknya cukup jauh. Bantuan ini sangat membantu warga,” ujar Nani.

Ia berharap musim kemarau segera berakhir sehingga sumber air kembali normal. Warga juga berharap distribusi air bersih dapat dilakukan kembali jika kondisi kekeringan masih berlanjut.

Bantuan Air Bersih Dibutuhkan Warga

Kekeringan menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika curah hujan menurun dalam waktu cukup lama. Berkurangnya debit mata air dan sumur membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah cepat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama sumber air belum kembali normal.

Polres Tasikmalaya memastikan pemantauan terhadap wilayah terdampak akan terus dilakukan. Bantuan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama kemarau berkepanjangan.

Editor : (JU/Rizal Nurramdhani)

Kapolres Ciamis Gelar Shalat Jumat Keliling, Perkuat Sinergitas Kamtibmas dengan Warga

Ciamis, Jabarupdate : Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi.

Salah satunya dilakukan melalui Shalat Jumat Keliling yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Ciamis, Jumat (4/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ciamis juga melaksanakan program Jumat Berkah bersama para jemaah.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.45 WIB hingga 12.30 WIB. Kapolres Ciamis hadir bersama Wakapolres Ciamis Kompol Sujana, S.Pd., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ciamis, Kapolsek Ciamis serta sejumlah personel kepolisian.

Turut hadir Khotib KH Wawan M. Marwan, Muadzin Aipda Roni dari Satlantas Polres Ciamis, Ketua DKM Masjid Agung Kabupaten Ciamis dan para jemaah.

Kapolres Ciamis Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eko Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Ketua DKM dan seluruh jemaah Masjid Agung Ciamis yang telah menerima kehadiran jajaran Polres Ciamis.

Menurutnya, Shalat Jumat Keliling bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.

Ia menilai, keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas tidak dapat dijaga hanya oleh kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Pengelolaan kamtibmas di wilayah Kabupaten Ciamis membutuhkan kolaborasi antara petugas Kepolisian dan masyarakat. Dengan sinergitas dan kepedulian bersama, situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif dapat terus kita wujudkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan kepolisian. Masyarakat diharapkan ikut berperan dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Warga Diminta Waspadai Hoaks dan Radikalisme

Selain persoalan keamanan lingkungan, AKBP Eko turut mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Menurutnya, berita bohong dapat memicu keresahan dan mengganggu kerukunan masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

AKBP Eko juga meminta masyarakat bersama kepolisian mencegah berkembangnya paham radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan dan kondusivitas daerah.

Komunikasi dengan tokoh agama, pengurus masjid dan berbagai elemen masyarakat, kata dia, akan terus diperkuat.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap aman. Karena itu, sinergitas antara kepolisian dan masyarakat harus terus dibangun,” katanya.

Polres Ciamis Gelar Jumat Berkah

Setelah pelaksanaan Shalat Jumat dan silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat Berkah. Jajaran Polres Ciamis membagikan makanan kepada para jemaah Masjid Agung Kabupaten Ciamis.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya menghadirkan polisi di tengah masyarakat.

Kehadiran Kapolres bersama jajarannya juga membuka ruang komunikasi secara langsung dengan warga. Masyarakat dapat merasakan kedekatan dengan kepolisian dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan.

Salah seorang jemaah Masjid Agung Ciamis menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Kapolres dan jajaran memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan kepolisian.

“Kami merasa senang dan mengapresiasi kehadiran Kapolres bersama jajaran. Kegiatan seperti ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan Polisi. Semoga silaturahmi dan kerja sama antara masyarakat dengan Kepolisian terus terjalin untuk menjaga Ciamis tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan Shalat Jumat Keliling dan Jumat Berkah Polres Ciamis berlangsung aman, lancar dan kondusif.

Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi tersebut, Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kepolisian juga mendorong kolaborasi dengan warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ciamis.

Pedagang Jasuke di Tasikmalaya Meninggal Usai Diduga Dianiaya Geng Motor

Penganiayaan di Tasikmalaya
Keterangan Foto : Foto AI Penganiayaan Ikrom Maulana Malik/Muhamad Ilyas Fauzi/Jabarupdate.id

Tasikmalaya, Jabarupdate : Kabar duka menyelimuti keluarga Ikrom Maulana Malik, remaja berusia 16 tahun asal Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Ikrom, yang sehari-hari berjualan jasuke (jagung susu keju), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari akibat luka serius yang dialaminya dalam sebuah insiden yang diduga melibatkan kekerasan.

Ikrom mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kepergian Ikrom meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sang ibu, Meli Widiawati, mengatakan kondisi putranya terus menurun selama menjalani perawatan.

“Anak saya meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Meli saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan

Sebelum meninggal dunia, Ikrom disebut mengalami luka berat setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang disebut keluarga sebagai geng motor.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Ir H Juanda, tepatnya di sekitar bekas Terminal Cilembang, Kota Tasikmalaya.

Keluarga masih berupaya mendapatkan informasi lengkap mengenai kronologi kejadian. Berdasarkan informasi yang diterima, Ikrom berada di bagian depan rombongan saat insiden terjadi.

Korban juga disebut tidak mengenakan helm. Kondisi tersebut diduga membuat bagian kepala mengalami benturan cukup keras.

“Saya mendapatkan informasi anak saya berada di posisi paling depan. Dugaan sementara, korban mengalami benturan keras di bagian kepala,” ungkap Meli.

Luka di bagian kepala menjadi salah satu kondisi yang membuat kesehatan Ikrom memburuk. Selama tiga hari menjalani perawatan, tim medis terus melakukan pemantauan terhadap kondisi remaja tersebut.

Sempat Hadiri Pertunjukan Musik

Meli menjelaskan, sebelum kejadian, Ikrom baru menyelesaikan aktivitasnya sebagai pedagang jasuke.

Setelah bekerja, Ikrom kemudian menghadiri pertunjukan musik di kawasan Cilembang bersama sejumlah temannya.

Namun, setelah kegiatan tersebut, terjadi insiden yang mengakibatkan Ikrom mengalami luka serius. Keluarga mengaku belum mengetahui secara utuh apa yang terjadi sebelum korban ditemukan dalam kondisi terluka.

Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial. Sebuah video memperlihatkan seorang remaja tergeletak di jalan dengan kondisi mengalami luka pada bagian kepala.

Dalam rekaman itu, sejumlah orang terlihat membantu korban. Sementara suara dalam video menyebut adanya dugaan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Meski demikian, kebenaran seluruh informasi dalam video tersebut masih harus dibuktikan. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi sebenarnya.

Jenazah Dibawa ke Bandung untuk Autopsi

Setelah Ikrom dinyatakan meninggal dunia, jenazahnya dibawa ke Bandung untuk menjalani autopsi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Autopsi juga diharapkan dapat membantu mengungkap apakah luka yang dialami korban berkaitan dengan dugaan tindak kekerasan sebelumnya.

Bagi keluarga, hasil autopsi menjadi bagian penting untuk memperoleh kejelasan mengenai peristiwa yang menimpa Ikrom.

Selain menghadapi kondisi kesehatan putranya, keluarga sebelumnya juga sempat terkendala biaya pengobatan.

Meli menyebut biaya rumah sakit pada hari kedua perawatan telah mencapai sekitar Rp17 juta. Keluarga kemudian berupaya mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk mendapatkan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas

Setelah Ikrom meninggal dunia, keluarga berharap aparat kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Meli meminta penyelidikan tidak berhenti pada informasi awal. Ia berharap pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum.

“Kami ingin kasus ini diusut sampai tuntas. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terjadi dan menimbulkan korban lainnya,” harap Meli.

Kasus meninggalnya pedagang jasuke di Tasikmalaya tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Dugaan kekerasan jalanan kembali menjadi sorotan karena dapat mengancam keselamatan warga, termasuk anak-anak dan remaja.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Keluarga pun menunggu hasil autopsi dan proses penyelidikan sebagai upaya memperoleh kepastian hukum atas meninggalnya Ikrom Maulana Malik.

Editor : (JU/Rizal Nurramdhani)

Pemuda Ciamis Buka Bisnis Kemaritiman di Maluku Utara, PT Asra Adijaya Samudera Siap Berlayar

Ciamis, Jabarupdate : Semangat anak muda asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk mengembangkan usaha di sektor kemaritiman terus tumbuh. Salah satunya ditunjukkan Irfan Naufal, pemuda berusia 25 tahun asal Kecamatan Baregbeg.

Naufal memilih terjun ke dunia shipping agency dan kepelabuhanan dengan mendirikan PT Asra Adijaya Samudera. Perusahaan tersebut akan mengawali operasionalnya di Weda, Maluku Utara.

Pilihan Naufal menekuni bisnis kemaritiman bukan tanpa alasan. Selain memiliki latar belakang pendidikan di bidang akademi maritim, ia juga mendapatkan banyak wawasan dari sang ayah, H. Asep Rahmat.

Asep Rahmat diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Akademi Maritim Suaka Bahari Cirebon. Pengalaman tersebut turut memberikan gambaran kepada Naufal mengenai dunia kepelabuhanan dan keagenan kapal.

Melihat Peluang Bisnis Kemaritiman

Naufal mengatakan, keputusan mendirikan perusahaan shipping agency berawal dari pengamatannya terhadap peluang bisnis di sektor kemaritiman.

Menurutnya, aktivitas pelabuhan dan kebutuhan terhadap jasa keagenan kapal memiliki prospek yang cukup besar. Setelah melakukan survei dan analisis, Weda di Maluku Utara dipilih sebagai lokasi awal pengembangan bisnis.

“Saya melihat ada peluang yang bagus di bisnis kemaritiman, kepelabuhan, atau agency kapal. Setelah survei dan menganalisa, akhirnya kami menemukan tempat pertama yakni di Weda, Maluku Utara. Di sanalah kami akan mengawali bisnis ini,” ujar Naufal saat tasyakuran pendirian PT Asra Adijaya Samudera di RM Mulyasari, Baregbeg, Ciamis, Kamis (3/9/2026).

Tidak berhenti di Maluku Utara, PT Asra Adijaya Samudera juga mulai memperluas jaringan usahanya. Perusahaan tersebut membuka cabang di Batam dan Morowali.

Naufal menyebut, masing-masing wilayah tersebut sudah memiliki partner dan calon klien untuk mendukung pengembangan bisnis perusahaan.

Sang Ayah Beri Dukungan Penuh

Dukungan keluarga menjadi salah satu modal penting bagi Naufal dalam membangun perusahaan. Sang ayah, H. Asep Rahmat, memberikan dorongan agar putranya serius mengembangkan bisnis kemaritiman tersebut.

Asep menilai, bidang keagenan kapal dan kepelabuhanan memiliki prospek yang luas. Karena itu, ia meminta Naufal tidak ragu untuk mengembangkan bisnisnya hingga ke berbagai daerah.

Namun, ada satu pesan yang selalu disampaikan Asep kepada putranya.

Ia meminta Naufal tetap mengingat Ciamis meski nantinya bisnis berkembang di berbagai wilayah Indonesia.

“Silakan kembangkan bisnis sebesar-besarnya di luar, bawa hasilnya untuk membangun Ciamis. Jangan lupakan Ciamis,” kata Asep.

Pesan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Naufal. Ia berharap usaha yang dibangun dari Ciamis dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.

Dapat Sambutan dari Pelabuhan Weda

Langkah PT Asra Adijaya Samudera untuk masuk ke Weda juga mendapat sambutan positif dari pihak Unit Pelabuhan Weda, Maluku Utara.

Melalui sambungan video daring dalam acara tasyakuran, Kepala Unit Pelabuhan Weda menyampaikan dukungannya terhadap kehadiran perusahaan tersebut.

Ia berharap PT Asra Adijaya Samudera dapat segera melakukan peluncuran dan mulai menjalankan kegiatan usahanya di Weda.

Bagi Naufal, dukungan tersebut menjadi energi tambahan untuk merealisasikan rencana bisnis yang telah dipersiapkan.

Dengan bekal pendidikan, pengalaman, serta dukungan keluarga dan mitra usaha, ia optimistis dapat membawa PT Asra Adijaya Samudera berkembang di sektor shipping agency dan kepelabuhanan.

Awali Perjalanan dari Ciamis

Pendirian PT Asra Adijaya Samudera ditandai dengan acara tasyakuran yang berlangsung di RM Mulyasari, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.

Acara tersebut diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya perjalanan perusahaan. Doa dalam kegiatan tasyakuran dipimpin KH. Wawan Abdul Malik Marwan.

Bagi Naufal, perjalanan bisnis ini menjadi langkah awal untuk membawa kompetensi yang diperolehnya di bidang maritim ke dunia usaha.

Dari Ciamis, ia kini mencoba membuka jalan baru di sektor kemaritiman dengan menjadikan Weda, Maluku Utara, sebagai titik awal ekspansi bisnisnya.

Kejari Ciamis Musnahkan Barang Bukti 61 Perkara, 297,90 Gram Narkotika Ikut Dihancurkan

Pemusnahan di Kejari Ciamis
Kepala Kejari Ciamis, Heru Kamarullah, S.H., M.H., Memusnahkan Sejumlah Barang Bukti Narkotika/Rizal Nurramdhani/Jabarupdate.id

Ciamis, Jabarupdate : Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis memusnahkan barang bukti dari 61 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (3/9/2026).

Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Kejari Ciamis. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus upaya memastikan barang bukti dari tindak pidana tidak kembali disalahgunakan.

Barang bukti yang dimusnahkan cukup beragam. Di antaranya narkotika, obat-obatan terlarang, senjata tajam, minuman keras (miras), pakaian, hingga sejumlah peralatan yang berkaitan dengan perkara pidana.

Kepala Kejari Ciamis, Heru Kamarullah, S.H., M.H., mengatakan pemusnahan dilakukan terhadap barang bukti perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Untuk hari ini ada total 61 perkara yang barang buktinya kita musnahkan. Kegiatan seperti ini dilakukan secara periodik dua kali dalam satu tahun,” ujar Heru.

Kejari Ciamis Musnahkan Hampir 300 Gram Narkotika

Salah satu barang bukti yang mendapat perhatian adalah narkotika. Dalam pemusnahan tersebut, Kejari Ciamis menghancurkan narkotika dengan total berat 297,90 gram.

Jumlah tersebut terdiri dari 287,8 gram tembakau sintetis dan 10,0623 gram sabu-sabu.

Selain narkotika, Kejari Ciamis juga memusnahkan 3.497 butir psikotropika dan obat-obatan terlarang serta 333 botol minuman keras.

Sementara itu, barang bukti lainnya yang dimusnahkan meliputi 96 pakaian, sembilan senjata tajam, 20 kantong barang bukti lainnya, timbangan, serta sejumlah peralatan pembuka kunci.

Pemusnahan dilakukan menggunakan metode berbeda sesuai karakteristik barang bukti. Barang yang dapat dihancurkan menggunakan blender, sedangkan barang lainnya dipotong atau dirusak agar tidak dapat digunakan kembali.

Heru menegaskan langkah tersebut bertujuan mencegah barang bukti kembali dimanfaatkan untuk kepentingan yang melanggar hukum.

“Ini dilakukan supaya barang bukti tersebut tidak bisa dimanfaatkan lagi, tidak bisa dioperasionalkan dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lain,” katanya.

Bentuk Transparansi Penegakan Hukum

Menurut Heru, pemusnahan barang bukti bukan sekadar kegiatan seremonial. Proses tersebut menjadi bagian dari transparansi Kejaksaan dalam menjalankan putusan pengadilan.

Barang bukti yang berdasarkan putusan hakim dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan wajib ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

“Ini merupakan bentuk transparansi kepada publik bahwa putusan pengadilan, khususnya terhadap barang bukti yang dirampas untuk dimusnahkan, benar-benar kami laksanakan,” ujar Heru.

Namun, tidak semua barang bukti perkara harus dimusnahkan. Barang yang dinyatakan dirampas untuk negara dan mempunyai nilai ekonomis dapat dilelang sesuai ketentuan.

Heru menyebut proses lelang barang bukti bernilai ekonomis telah dilakukan secara serentak pada Agustus 2026.

Kejari Ciamis Ingatkan Bahaya Peredaran Narkoba

Kejari Ciamis juga menaruh perhatian terhadap kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Heru mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima titipan barang atau diminta membelikan sesuatu oleh orang lain. Pasalnya, masyarakat dapat terseret persoalan hukum apabila barang tersebut ternyata berkaitan dengan narkotika atau obat terlarang.

“Kadang ada masyarakat yang dititipi atau diminta bantuan untuk membeli sesuatu. Ini harus hati-hati. Jangan sampai kita justru terlibat dalam perkara hukum karena tidak mengetahui barang yang dibawa atau dibeli,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba. Informasi mengenai dugaan peredaran narkotika dapat membantu aparat penegak hukum melakukan penindakan.

Menurut Heru, peredaran narkoba umumnya berlangsung secara tersembunyi sehingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.

“Kami tetap menerapkan zero tolerance terhadap kejahatan seperti ini. Barang bukti sebanyak 3.497 butir obat terlarang dan hampir 300 gram narkotika yang dimusnahkan hari ini menjadi gambaran bahwa persoalan ini harus kita hadapi bersama,” tuturnya.

Wilayah Hukum Kejari Ciamis

Saat ini, wilayah hukum Kejari Ciamis masih mencakup Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

Heru mengatakan pihaknya terus mempersiapkan proses pemisahan wilayah hukum agar nantinya Kabupaten Pangandaran memiliki kejaksaan sendiri.

Pemisahan tersebut diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, Kejari Ciamis juga melibatkan sejumlah unsur terkait, termasuk penyidik, hakim, Satpol PP dalam penanganan barang bukti minuman keras, serta instansi lainnya.

Heru berharap sinergi antarlembaga dan keterlibatan masyarakat dapat membantu menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban yang semakin baik di wilayah Ciamis dan Pangandaran.

Cegah Anggota Terjerat Judi Online, Propam Polres Tasikmalaya Sisir HP Personel

Tasikmalaya, Jabarupdate : Upaya memutus potensi keterlibatan anggota kepolisian dalam praktik perjudian online terus diperketat. Polres Tasikmalaya melakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler (HP) milik personelnya pada Selasa (2/9/2026).

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan perangkat yang digunakan anggota tidak dimanfaatkan untuk mengakses maupun terlibat dalam aktivitas perjudian online.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pencegahan agar personel kepolisian tidak terseret ke dalam aktivitas ilegal yang berpotensi merusak integritas serta citra institusi.

Pemeriksaan dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tasikmalaya

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang meminta jajaran kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan adanya anggota yang terlibat judi online.

Seluruh personel menjadi sasaran pemeriksaan. Tidak hanya dilakukan secara administratif, pemeriksaan perangkat komunikasi tersebut diarahkan untuk mendeteksi adanya indikasi aktivitas perjudian berbasis digital.

Kasi Humas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari mengatakan, pemeriksaan HP dilakukan sebagai tindak lanjut perintah dari Polda Jabar.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus pencegahan terhadap kemungkinan adanya oknum anggota yang tergoda mengikuti praktik judi online.

“Dari bagian Propam menindaklanjuti perintah dari Polda Jabar memeriksa handphone semua anggota. Takutnya ada oknum-oknum yang terlibat atau ikut judi online,” kata Triana.

Ia menyampaikan, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap personel Polres Tasikmalaya, tidak ditemukan anggota yang terindikasi mengikuti aktivitas judi online.

“Alhamdulillah, dari anggota Polres Tasikmalaya tidak ada yang ditemukan,” ujarnya.

Bukan Pemeriksaan Sekali Jalan

Pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital anggota kepolisian bukan merupakan kegiatan yang baru dilakukan. Pemeriksaan serupa disebut telah menjadi bagian dari langkah preventif internal yang dilakukan secara berkala.

Langkah tersebut dianggap penting seiring semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai platform digital melalui telepon pintar. Di tengah perkembangan teknologi, aktivitas ilegal seperti perjudian online juga dapat dilakukan dengan relatif mudah melalui perangkat yang berada di tangan setiap orang.

Karena itu, pengawasan terhadap personel dipandang tidak cukup hanya dilakukan ketika muncul dugaan pelanggaran.

Pencegahan menjadi salah satu cara yang ditempuh agar anggota memahami bahwa penggunaan perangkat digital tetap berada dalam koridor aturan dan kode etik kepolisian.

Bagi institusi kepolisian, persoalan judi online juga tidak berhenti pada pelanggaran hukum. Keterlibatan seorang anggota dapat berimbas pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi secara keseluruhan.

Polres Tasikmalaya pun menegaskan bahwa apabila dalam pemeriksaan ditemukan anggota yang terlibat judi online, tindakan akan diberikan sesuai ketentuan disiplin dan mekanisme internal kepolisian.

“Sanksi internal untuk anggota jika ditemukan ikut judi online, tapi kebetulan tadi tidak ada,” tutur Triana.

Dampak Judi Online Dinilai Serius

Pemberantasan judi online di lingkungan internal kepolisian menjadi perhatian karena aktivitas tersebut dinilai memiliki dampak berlapis. Persoalannya bukan sekadar kehilangan uang akibat taruhan, tetapi juga dapat memicu persoalan lain dalam kehidupan seseorang.

Tekanan ekonomi, utang, konflik keluarga hingga terganggunya pekerjaan dapat muncul ketika seseorang terjerumus dalam aktivitas perjudian secara terus-menerus.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pimpinan Polres Tasikmalaya. Para personel terus mendapatkan arahan agar tidak mencoba maupun terlibat dalam berbagai bentuk perjudian online.

Imbauan diberikan sebagai langkah edukasi sekaligus penguatan disiplin bagi anggota. Polisi diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan teknologi secara bijak dan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.

“Anggota terus diberi imbauan agar tidak melakukan judi online, karena judi online itu sangat merusak sekali, baik secara ekonomi, merusak karier, hingga merusak rumah tangga,” kata Triana.

Menurutnya, pencegahan menjadi penting sebelum persoalan tersebut berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius. Anggota kepolisian tidak hanya dituntut menjalankan tugas penegakan hukum di tengah masyarakat, tetapi juga harus menjaga perilaku dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Pengawasan Internal Diperkuat

Pemeriksaan HP personel menjadi salah satu bentuk pengawasan internal yang dilakukan Polres Tasikmalaya dalam merespons perkembangan kejahatan berbasis teknologi.

Di satu sisi, telepon seluler menjadi perangkat penting untuk menunjang pekerjaan anggota. Namun, di sisi lain, perangkat yang sama juga dapat digunakan untuk mengakses berbagai aktivitas digital yang berpotensi melanggar aturan.

Karena itu, pengawasan internal diperlukan untuk memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya memberantas judi online tidak hanya menyasar masyarakat umum.

Lingkungan internal kepolisian juga menjadi perhatian agar tidak ada personel yang justru terlibat dalam praktik yang sedang menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum.

Polres Tasikmalaya memastikan pengawasan akan terus dilakukan. Selain pemeriksaan perangkat, pembinaan dan pemberian imbauan kepada personel juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Dengan langkah tersebut, setiap anggota diharapkan semakin memahami konsekuensi yang dapat timbul apabila terlibat judi online.

Tidak hanya berpotensi menghadapi persoalan hukum dan sanksi disiplin, keterlibatan dalam perjudian juga dapat menghancurkan kondisi finansial, karier serta keharmonisan keluarga.

Pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa tersebut menjadi pengingat bahwa penggunaan teknologi di kalangan anggota kepolisian juga berada dalam pengawasan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan personel Polres Tasikmalaya yang terindikasi terlibat judi online.

Meski demikian, pengawasan tidak akan berhenti pada pemeriksaan kali ini. Upaya pencegahan dan pembinaan tetap diperlukan agar lingkungan internal kepolisian terbebas dari praktik perjudian online serta berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi lainnya.

Yogi Permadi Nahkodai Rugby Ciamis, Rancang Tiga Fokus progresif

Ciamis, Jabarupdate: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis dari Fraksi PDI Perjuangan, Yogi Permadi, secara resmi terpilih menjadi Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Rugby Ciamis untuk masa bakti 2026-2030.

Keputusan ini disepakati secara aklamasi dalam forum Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang diselenggarakan di Wafe Cafe, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (1/9/2026).

Di bawah kepemimpinan baru ini, organisasi dituntut tidak hanya mampu mempertahankan prestasi, tetapi juga melakukan gebrakan untuk memasyarakatkan olahraga tersebut.

Sasar Sekolah dan Sebar Pelatih di Tiap Kecamatan

Sebagai figur yang kini menahkodai Rugby Ciamis, Yogi Permadi langsung tancap gas merumuskan program strategis.

Meskipun menyadari bahwa rugby saat ini merupakan cabang olahraga yang kurang populer di kalangan warga lokal, ia memiliki keyakinan tinggi. Ia optimistis olahraga yang identik dengan ketahanan fisik ini bisa diminati secara luas oleh masyarakat Tatar Galuh apabila disosialisasikan dengan tepat ke generasi muda.

“Kami akan mempopulerkan rugby dengan menyasar sekolah-sekolah di Ciamis,” kata Yogi menegaskan visinya.

Guna mewujudkan hal tersebut, Yogi membeberkan tiga fokus utama dalam menjalankan roda organisasi.

Fokus pertama adalah menggencarkan sosialisasi dan pengenalan olahraga rugby secara langsung ke lingkungan sekolah. Ia menilai institusi pendidikan adalah ekosistem terbaik untuk menjaring minat bakat sejak dini.

Fokus kedua berkaitan dengan pemerataan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pihaknya menargetkan secara agresif agar minimal terdapat satu pelatih rugby di setiap kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, fokus ketiga berpusat pada pembinaan atlet serta klub lokal secara intensif. Langkah berjenjang ini disiapkan khusus untuk mencetak bibit-bibit atlet berbakat yang nantinya akan diterjunkan menghadapi kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.

Kantongi Restu Provinsi dan Target Pertahankan Emas

Pelaksanaan Musorkablub yang berjalan lancar ini mendapatkan respons positif dari jajaran pengurus tingkat provinsi. Ketua Pengprov Rugby Jawa Barat, Aceng, menyambut baik terpilihnya Yogi.

Ia berharap nahkoda baru ini mampu membawa angin segar dan mendongkrak prestasi olahraga rugby di Kabupaten Ciamis ke level yang lebih tinggi.

“Hasil sidang pleno menyepakati penetapan Yogi Permadi sebagai ketua terpilih. Keputusan ini sudah sesuai dengan aturan dan amanat organisasi,” ujar Aceng usai mengawal jalannya musyawarah luar biasa tersebut.

Sadar akan besarnya tantangan ke depan, Yogi menggarisbawahi pentingnya kolaborasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ciamis, serta para penasihat organisasi yang terus memberikan pendampingan.

Secara khusus, ia juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh penggerak olahraga lokal, M Ijudin dan Sopwan Ismail, atas dukungan mereka selama ini.

Dukungan lintas sektor ini dipandang krusial karena Rugby Ciamis memiliki beban ekspektasi untuk menjaga rekam jejak impresif mereka di ajang olahraga multievent bergengsi.

“Dukungan ini sangat bermanfaat untuk mempertahankan prestasi rugby Ciamis. Sebelumnya kita telah berhasil menyumbangkan medali emas dan perak di ajang Porprov,” pungkasnya.

Lewat kepemimpinan Yogi Permadi, masa depan Rugby Ciamis kini bersiap melakukan manuver dari tingkat akar rumput.

Melalui target satu pelatih di tiap kecamatan dan ekspansi masif ke sekolah-sekolah, kebangkitan olahraga ini diharapkan tak sekadar menjadi euforia sesaat, melainkan fondasi kuat untuk melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga yang akan kembali mengharumkan nama Ciamis di berbagai arena kejuaraan.

PERSIB Lolos Fase Grup ACL Two 2026/2027, Ini Jadwal dan Lawannya

Olahraga, Jabarupdate PERSIB Bandung memastikan langkahnya ke fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Tiket tersebut diraih setelah Maung Bandung menundukkan Manila Digger dengan skor 1-0 pada babak pendahuluan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).

Hasil tersebut membuka kembali perjalanan PERSIB di kompetisi antarklub Asia. Setelah melewati babak pendahuluan, tim asuhan Igor Tolic kini harus bersiap menghadapi persaingan di Grup E.

PERSIB berada satu grup dengan tiga klub dari negara berbeda. Ketiganya adalah FC Seoul dari Korea Selatan, The Cong-Viettel FC dari Vietnam, dan Melbourne Victory asal Australia. Persaingan tersebut membuat Maung Bandung harus menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama.

PERSIB Tantang FC Seoul di Laga Perdana

FC Seoul menjadi lawan pertama yang akan dihadapi PERSIB. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan pada 16 September 2026.

Duel tersebut menjadi tantangan awal bagi PERSIB untuk mencuri poin di kandang lawan. FC Seoul merupakan salah satu klub papan atas Korea Selatan dan memiliki pengalaman bermain di kompetisi Asia.

Setelah menjalani pertandingan tandang tersebut, PERSIB akan kembali bermain di Bandung. Pada 14 Oktober 2026, Maung Bandung dijadwalkan menjamu The Cong-Viettel FC.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi PERSIB untuk mengamankan poin di hadapan pendukungnya.

Dua Pertandingan Melawan Melbourne Victory

Tantangan berikutnya datang dari Australia. PERSIB akan berhadapan dengan Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026.

Laga tersebut akan dimainkan di Bandung. Setelah itu, kedua tim kembali bertemu dalam pertandingan tandang pada 4 November 2026.

Perjalanan ke Australia menjadi salah satu agenda penting PERSIB di fase grup. Selain menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda, perjalanan jauh juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan oleh tim pelatih.

PERSIB Tutup Fase Grup di Vietnam

Setelah melawan Melbourne Victory, PERSIB kembali menghadapi FC Seoul. Pertandingan kali ini dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 25 November 2026.

Laga tersebut menjadi pertemuan kedua PERSIB dengan klub asal Korea Selatan itu di Grup E.

Selanjutnya, perjuangan PERSIB di fase grup ditutup dengan pertandingan melawan The Cong-Viettel FC. Maung Bandung akan bertandang ke Vietnam pada 2 Desember 2026.

Dengan demikian, PERSIB akan menjalani total enam pertandingan dengan format kandang dan tandang.

Jadwal PERSIB di ACL Two 2026/2027

Berikut jadwal lengkap PERSIB di Grup E ACL Two 2026/2027:

  • 16 September 2026: FC Seoul vs PERSIB
  • 14 Oktober 2026: PERSIB vs The Cong-Viettel FC
  • 28 Oktober 2026: PERSIB vs Melbourne Victory
  • 4 November 2026: Melbourne Victory vs PERSIB
  • 25 November 2026: PERSIB vs FC Seoul
  • 2 Desember 2026: The Cong-Viettel FC vs PERSIB

Dua tim dengan posisi terbaik di Grup E akan mendapatkan tiket menuju babak 16 besar. Karena itu, setiap pertandingan memiliki arti penting bagi PERSIB.

Kemenangan atas Manila Digger menjadi awal perjalanan Maung Bandung untuk kembali bersaing di level Asia. Kini, tantangan yang lebih besar sudah menanti.

Dengan enam pertandingan yang harus dijalani, PERSIB dituntut tampil konsisten. Selain kualitas lawan, jadwal tandang ke Korea Selatan, Australia, dan Vietnam juga menjadi bagian dari ujian bagi skuad asuhan Igor Tolic.

PERSIB tentu berharap mampu mengulang pencapaian positif di kompetisi Asia dan melangkah lebih jauh pada ACL Two 2026/2027.