Pakar Malaysia-Indonesia Kupas Tuntas Hukum Global di Unigal

Ciamis, Jabarupdate: Fakultas Hukum Universitas Galuh (Unigal) menggelar Seminar Hukum Internasional 2026, Sabtu (20/6/2026).

Bertempat di Auditorium Universitas Galuh dan disiarkan secara virtual melalui Zoom Meeting, acara ini menjadi sorotan utama karena berhasil mempertemukan pakar Malaysia-Indonesia untuk mengupas tuntas masa depan tata kelola hukum dunia.

Seminar bergengsi tahun ini mengusung tema besar “Mewujudkan Tata Kelola Hukum Global Yang Akuntabel dan Berkeadilan”.

Melalui tema tersebut, para akademisi lintas negara didorong untuk merumuskan solusi konkret atas tantangan hukum modern.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Khalit Aziz Al Jabbar, mengungkapkan bahwa kehadiran para pemateri lintas negara ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang luas dan mendalam bagi para peserta, baik mahasiswa maupun praktisi hukum.

“Kami ingin menghadirkan kolaborasi pemikiran yang segar. Pertemuan antara pakar Malaysia-Indonesia di mimbar Unigal ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang relevan bagi penegakan hukum global,” ujar Khalit Aziz Al Jabbar.

Kolaborasi Pemikiran Akademisi Lintas Negara

Panggung diskusi utama diisi oleh deretan pembicara bereputasi internasional. Dari negeri jiran, hadir Prof. Madya Dr. Alias bin Azhar yang merupakan Pakar Hukum Islam sekaligus akademisi dari Universiti Utara Malaysia (UUM).

Perspektif hukum Indonesia diulas secara tajam oleh Prof. Susi Dwi Harijanti, S.H., LL.M., Ph.D., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), bersama Dr. Abdy Yuhana, S.H., M.H., selaku Dewan Pembina APHTN/HAN Jawa Barat.

Diskusi dinamis ini dipandu langsung oleh Dwisania Rahma, Pemuda Pelopor Ciamis, sebagai moderator.

Dorong Publikasi Ilmiah Lewat Call for Paper

Selain seminar utama, agenda ini juga membuka ruang akademik Call for Paper untuk memfasilitasi riset-riset terbaru.

Terdapat enam sub-tema krusial yang dibahas, mulai dari Hukum Islam, Hukum Pidana, Hukum Perdata & Bisnis, Hukum Konstitusional/TAN, Kebijakan Publik, hingga studi hukum lainnya.

Khalit Aziz Al Jabbar menambahkan bahwa luaran (output) dari tulisan para peserta tidak main-main. Seluruh naskah yang terpilih dan lolos seleksi akan dibukukan ke dalam prosiding ilmiah resmi ber-ISBN.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08:00 WIB ini diikuti secara antusias oleh ratusan peserta dari kategori mahasiswa FH Unigal, akademisi luar, hingga masyarakat umum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini