CIAMIS, Jabarupdate: Sektor perikanan darat dinilai memiliki peran krusial sebagai pilar ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis. Bergerak atas dasar tersebut, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis menggenjot program restocking atau penebaran benih ikan secara masif di perairan umum.
Program kolaboratif bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat ini memanfaatkan momentum Hari Jadi Ciamis ke-384 untuk mendongkrak potensi pangan lokal berbasis protein ikan.
Aris Andriyana selaku Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan menegaskan, program ini tidak hanya menyasar aspek lingkungan, tetapi juga ketahanan gizi masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga pengelola perairan, diharapkan ikan yang ditebar bisa dipanen secara bijak di masa depan.
“Melalui gerakan kolaboratif ini, harapan kami adalah fondasi ketahanan pangan dari sektor perikanan darat di Ciamis semakin kokoh dan mandiri,” tutur Aris.
Sejauh ini, 100 ribu bibit ikan hasil sokongan APBD Jabar telah sukses dilepas di dua sungai strategis (Sungai Karangkamal dan Sungai Cipalih).
Disnakkan juga mencatat total 92.000 ekor ikan dari APBD Ciamis sudah dilepas di empat titik perairan, dan tinggal menyisakan agenda pamungkas di Situ Putrahaji, Cihaurbeuti dengan kuota 23.000 benih ikan pada 30 Juni mendatang.




