
Ciamis, Jabarupdate: Berbagai terobosan kreatif terus diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Salah satu langkah persuasif yang dinilai sukses adalah Strategi Bapenda Ciamis yang mengawinkan program digitalisasi pembayaran dengan pemberian stimulus berupa suvenir dan hadiah menarik bagi warga.
Langkah taktis ini gencar diterapkan pasca-kemeriahan booth pelayanan khusus dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026 yang diselenggarakan di Kantor Bapenda Ciamis beberapa waktu lalu.
Pola pendekatan humanis ini terbukti ampuh merubah persepsi masyarakat, sehingga proses pembayaran pajak daerah Ciamis kini menjadi momentum yang dinantikan, bukan lagi sebuah beban birokrasi yang menjemukan.
Plt Kepala Bapenda Ciamis, Fikriansyah mengungkapkan bahwa pergeseran dari metode konvensional ke digital memerlukan pemantik yang menarik. Hadiah langsung diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesediaan warga beradaptasi dengan teknologi siber terbaru.
“Kami menyadari bahwa mengubah kebiasaan masyarakat dari bayar tunai ke nontunai itu menantang. Oleh karena itu, Strategi Bapenda Ciamis tidak hanya fokus pada penyediaan sistem, tetapi juga menyentuh aspek psikologis wajib pajak. Dengan memberikan hadiah menarik, warga merasa dihargai sekaligus termotivasi untuk mencoba bertransaksi menggunakan QRIS atau Virtual Account,” ujar Fikriansyah, Senin (5/10/2026).
Edukasi Massal Lewat Sentuhan Humanis
Fikriansyah menambahkan, pembagian suvenir di loket pelayanan menjadi daya tarik tersendiri yang mampu memicu efek viral secara positif di tengah masyarakat.
Saat satu warga mendapatkan hadiah setelah sukses memindai kode QR, hal tersebut langsung memicu ketertarikan wajib pajak lainnya untuk ikut mencoba.
“Pendekatan interaktif ini membuat pelayanan publik terasa lebih cair dan bersahabat. Melalui langkah ini, kami bisa melakukan edukasi massal secara natural mengenai kemudahan, kecepatan, dan keamanan membayar pajak digital,” imbuhnya.
Strategi perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) ini juga diperkuat di tingkat akar rumput dengan melibatkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.
Para mahasiswa diterjunkan langsung ke desa-desa untuk mendampingi warga melakukan validasi data sekaligus menularkan tren transaksi digital terintegrasi ini secara lebih merata.
Komitmen Pelayanan Berkelanjutan
Melihat tingginya animo masyarakat, Bapenda Ciamis berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan berbasis digital ini secara berkelanjutan di masa depan guna menjaga tren positif pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menutup pembicaraan, Fikriansyah menyampaikan terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari warga Tatar Galuh.
“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci. Melalui Strategi Bapenda Ciamis yang inovatif dan kolaboratif ini, kita optimis mampu membangun Kabupaten Ciamis yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.



