Atlet Senam Kabupaten Tasikmalaya Ukir Prestasi di O2SN Jawa Barat, Siap Wakili Jabar ke Tingkat Nasional

O2SN Cabor Senam Tingkat Provinsi
O2SN Cabor Senam Tingkat Provinsi/Muhamad Ilyas Fauzi/Jabarupdate.id

Tasikmalaya, Jabarupdate : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia olahraga pelajar Kabupaten Tasikmalaya. Pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026, atlet senam putra asal Kabupaten Tasikmalaya, Fathir Hadiyan Faturohman, berhasil keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang medali emas.

Keberhasilan tersebut diraih setelah Fathir tampil gemilang dalam pertandingan cabang olahraga senam yang berlangsung di Gymnastics Hall Sport Center Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (8/7/2026).

Hasil itu sekaligus mengantarkan dirinya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Prestasi tersebut menambah daftar keberhasilan Kabupaten Tasikmalaya dalam melahirkan atlet-atlet muda berprestasi di tingkat provinsi.

Cabang olahraga senam selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu nomor yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kontingen daerah dalam berbagai kejuaraan pelajar.

Sekretaris Umum Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Kabupaten Tasikmalaya, Enjang Dicky, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih atlet binaannya. Menurut dia, keberhasilan mempertahankan medali emas pada cabang senam putra merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten serta kerja sama berbagai pihak.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas pembinaan, kedisiplinan selama latihan, dukungan keluarga, sekolah, pelatih, serta organisasi olahraga yang terus memberikan pendampingan sejak usia dini.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Tasikmalaya berjalan pada jalur yang benar. Keberhasilan mempertahankan prestasi di tingkat provinsi menunjukkan adanya kesinambungan program pembinaan yang selama ini dilakukan,” ujarnya.

Menurut Enjang, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya untuk pertama kali. Karena itu, keberhasilan Fathir dinilai menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya agar semakin giat berlatih.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan Fathir menuju podium juara.

“Mulai dari pelatih yang mendampingi latihan setiap hari, guru olahraga di sekolah, orang tua yang memberikan dukungan penuh, hingga pemerintah daerah yang terus mendorong pengembangan olahraga pelajar,” imbuhnya.

Enjang menambahkan, setelah memastikan tiket menuju tingkat nasional, fokus pembinaan akan diarahkan pada peningkatan kualitas teknik, kekuatan fisik, kesiapan mental bertanding, hingga evaluasi terhadap setiap aspek penampilan atlet. Persiapan yang lebih matang dinilai menjadi kunci menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat pada tingkat nasional.

“Persaingan di tingkat nasional tentu akan diikuti para juara dari seluruh provinsi. Karena itu, seluruh program latihan akan dievaluasi dan ditingkatkan agar atlet mampu tampil maksimal,” katanya.

Ia berharap Fathir mampu membawa nama baik Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.

“Pencapaian tersebut bukan sekadar target prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya olahraga sejak usia sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Dede Martini, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih Fathir Hadiyan Faturohman. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa peserta didik di Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk berkembang apabila memperoleh pembinaan yang tepat dan berkesinambungan.

Ia mengatakan, keberhasilan dalam ajang O2SN tidak hanya mencerminkan kemampuan atlet secara individu, tetapi juga menggambarkan kualitas pembinaan pendidikan yang memadukan prestasi akademik dengan pengembangan bakat nonakademik.

“Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pengembangan karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan semangat berprestasi melalui olahraga juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang unggul,” katanya.

Lebih jauh, Dede mengungkapkan dengan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam proses pembinaan.

“Peran guru, pelatih, sekolah, serta keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya prestasi peserta didik,” ungkapnya.

Ia berharap pencapaian Fathir dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kabupaten Tasikmalaya agar terus mengembangkan potensi sesuai bidang yang diminati, baik akademik maupun nonakademik.

Kedepan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar melalui berbagai program kompetisi, pelatihan, serta pembinaan berjenjang yang melibatkan sekolah dan organisasi olahraga.

Ajang O2SN sendiri menjadi salah satu wadah pembinaan atlet pelajar yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.

Melalui kompetisi tersebut, pemerintah berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, serta semangat kompetitif yang sehat.

Keberhasilan Fathir menjadi juara tingkat Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa proses seleksi dan pembinaan atlet pelajar di Kabupaten Tasikmalaya mampu menghasilkan sumber daya olahraga yang kompetitif. .

Kini perhatian seluruh pihak tertuju pada persiapan menuju O2SN tingkat nasional yang akan digelar pada Agustus 2026.

Berbagai program latihan dipastikan akan disusun secara lebih intensif agar Fathir mampu tampil optimal menghadapi para atlet terbaik dari seluruh Indonesia.

Harapan besar pun disematkan kepada atlet muda tersebut untuk kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.

Apabila mampu mempertahankan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin Fathir akan kembali mempersembahkan kebanggaan bagi Kabupaten Tasikmalaya dan Provinsi Jawa Barat, sekaligus memperkuat tradisi prestasi olahraga pelajar yang selama ini terus dibangun melalui pembinaan yang berkesinambungan.

Laporan : Muhammad Ilyas Fauzi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini