Ciamis, Jabarupdate: Pembentukan karakter sejak usia dini menjadi fondasi utama dalam menyongsong masa depan bangsa. Menyadari hal tersebut, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Ciamis melakukan langkah strategis melalui penguatan metode kepanduan bagi anak usia dini.
Melalui kegiatan Orientasi Teknis Prasiaga PAUD Tahun 2026, IGTKI PGRI Ciamis memperkenalkan cara-cara edukatif dan menyenangkan dalam menanamkan nilai moral kepada anak.
Kegiatan yang dipusatkan di Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Rabu (13/05/2026) ini menegaskan komitmen para pendidik di Tatar Galuh dalam mengimplementasikan kurikulum yang berbasis karakter.
Prasiaga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah metode yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai kepanduan kepada anak-anak sebelum mereka memasuki jenjang Siaga. Fokus utamanya adalah melatih kemandirian, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air.
Dalam pelatihan ini, para guru TK dibekali teknik penyampaian materi kepanduan yang dikemas dalam bentuk permainan, nyanyian, dan kerja sama tim. Hal ini selaras dengan tema kegiatan: “Gembira Bersama Prasiaga: Bergerak, Berkarya, dan Berkarakter Menuju Generasi Emas Kabupaten Ciamis.”
Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Ciamis, Nining Turniasih, S.Pd. menyampaikan bahwa orientasi teknis ini merupakan sarana bagi guru-guru TK untuk menyamakan persepsi dan metode di lapangan.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Ciamis sangat luar biasa. Melalui orientasi ini, kami memberikan bekal teknis bagi pendidik mengenai metode Prasiaga. Harapan kami adalah membangun kemandirian dan kedisiplinan anak didik melalui kegiatan kepanduan yang menyenangkan,” jelas Nining.
Kegiatan ini tidak berdiri sendiri, melainkan berlandaskan pada Program Kerja IGTKI-PGRI Kabupaten Ciamis Bidang Pendidikan dan Peningkatan Profesi. Menurutnya, salah satu poin krusial yang ditekankan adalah integrasi Profil Pelajar Pancasila dalam setiap aktivitas Prasiaga.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan kemandirian yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris IGTKI-PGRI Kabupaten Ciamis, Heni Nurhayani, S.Pd. menambahkan bahwa dengan bekal teknis yang mumpuni, para guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang karakter anak secara optimal.
“Kemampuan teknis guru adalah kunci untuk membuka ruang bagi karakter anak agar tumbuh secara optimal di sekolah,” tambahnya.
Pelatihan yang melibatkan seluruh Anggota IGTKI-PGRI Kecamatan se-Kabupaten Ciamis ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Ciamis. Dengan sinergi yang kuat pengurus kabupaten IGTKI optimis target mewujudkan Generasi Emas yang berkarakter kuat dapat tercapai.




