DKUKMP Ciamis: Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Dongkrak Omzet UMKM dan Pedagang Kecil

Oplus_131072

CIAMIS, Jabar update.com,- Euforia nonton bareng (nobar) Semifinal Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Taman Raflesia Ciamis tak hanya menghadirkan semangat kebersamaan bagi ribuan pecinta sepak bola, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kecil.

Keramaian yang tercipta sejak Kamis malam (16/7/2026) membuat aktivitas perdagangan di sekitar lokasi meningkat signifikan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, yang turut hadir menyaksikan nobar bersama masyarakat, menilai kegiatan tersebut menjadi contoh bagaimana sebuah agenda publik mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Menurut Dadan, Pemerintah Kabupaten Ciamis sengaja mengemas kegiatan nobar tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.

“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ribuan warga hadir sejak malam sehingga memberikan dampak positif terhadap omzet para pelaku UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar Alun-Alun. Ini membuktikan bahwa kegiatan publik dapat menjadi penggerak ekonomi lokal apabila dikemas dengan baik,” ujar Dadan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan nobar merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Ciamis yang diterbitkan berdasarkan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada seluruh pemerintah daerah agar memfasilitasi masyarakat menyaksikan pertandingan secara bersama sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Meski pertandingan baru dimulai pukul 02.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan hiburan musik sejak pukul 19.30 WIB. Langkah tersebut terbukti efektif menarik masyarakat datang lebih awal sehingga kawasan Alun-Alun Taman Raflesia telah dipadati pengunjung beberapa jam sebelum laga dimulai.

Kondisi itu dimanfaatkan para pedagang untuk menawarkan berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, jajanan, hingga aneka produk UMKM lokal. Ramainya pengunjung membuat transaksi jual beli berlangsung hampir tanpa henti sepanjang malam.

Dadan berharap konsep kegiatan yang memadukan hiburan masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi seperti ini dapat terus dikembangkan dalam berbagai agenda pemerintah.

“Ke depan kami ingin setiap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah tidak hanya memberikan manfaat sosial dan hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM. Ketika masyarakat berkumpul, pelaku usaha ikut bergerak. Inilah yang ingin terus kami dorong agar ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ciamis semakin tumbuh,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini