Ciamis, jabarupdate: Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis gelar program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup.
Program pembinaan tersebut dilakukan oleh DPRKPLH Kabupaten Ciamis di berbagai sekolah yang tersebar di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan pendidikan berkarakter ini total melakukan pembinaan terhadap 15 Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK).
Deasy Ariyanto selaku Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, DPRKPLH Ciamis mengungkapkan 15 sekolah tersebut diantaranya di mulai dari jenjang TK sampai SLTA.
“Kita sudah melakukan program pembinaan ini terhadap 15 sekolah yang menjadi CSAK dari mulai jenjang TK/RA sampai SLTA,” ungkapnya, Senin (21/4).
Menurut Ariyanto, pendidikan berkebudayaan tahap 1 dilakukan oleh pihaknya pada bulan Ramadhan kemarin.
“Kita telah melaksanakan pembinaan terhadap 15 sekolah yang menjadi CSAK pada bulan Ramadhan kemarin, sekarang kita sudah memasuki pembinaan tahap 2,” katanya.
Dia menjelaskan, tahapan yang dilakukan oleh DPRKPLH sebelum melakukan penilaian adalah melakukan tahapan monitoring terlebih dahulu.
“Tahapan tersebut dalam upaya untuk memberikan sisi objektif dalam melakukan penilaian CSAK di Kabupaten Ciamis,” jelasnya.
Dia menuturkan penilaian yang dilakukan oleh pihaknya terbagi menjadi 2 indikator, diantaranya adalah administrasi serta lapangan.
“Dari kedua indikator tersebut, kita akan memberikan predikat Adiwiyata Kabupaten kepada sekolah yang memperoleh nilai minjmal 70,” tuturnya.
Ariyanto mengatakan, pengumuman predikat adiwiyata Kabupaten biasanya dilakukan pas upacara hari jadi.
“Total terdapat 155 sekolah yang menjadi adiwiyata Kabupaten Ciamis, diantarnya ada yang menjadi adiwiyata Kabupaten, Privinsi, Nasional serta mandiri, ” katanya.
Dia menegaskan, DPRKPLH menggelar program adiwiyata sesuai arahan dari Bupati Dan Kadis terkait.
“Kita fokus melakukan program ini sesuai arahan Pak Bupati dan Pak kadis untuk melakukan lembinaan karaktee terhadap lingkungan yang harus dilaksanakan sejak dini,” tegasnya.




