FIFA Pastikan Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia 2026 AS, Ini Jaminan Keamanannya

Iran tetap berlaga di Piala Dunia
FIFA Congress 76 di Kanada, di mana FIFA memastikan Iran tetap berlaga di Piala Dunia 2026/Tangkapan Layar

Olahraga, Jabarupdate: Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi mengonfirmasi bahwa Tim Nasional Iran tetap akan berpartisipasi dalam gelaran Piala Dunia 2026 yang akan dilangsungkan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keputusan ini diambil di tengah memanasnya situasi geopolitik global, sekaligus mematahkan spekulasi mengenai pembatalan keikutsertaan maupun pemindahan lokasi pertandingan tim berjuluk “Team Melli” tersebut.

Dikutip dari Sindonews, Kamis (7/5/2026), Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran akan memainkan seluruh pertandingan fase grup mereka di wilayah Amerika Serikat.

Infantino menyatakan bahwa misi utama FIFA adalah menyatukan dunia melalui sepak bola, sehingga kehadiran setiap negara kualifikasi, termasuk Iran, sangat krusial demi semangat olahraga tersebut.

Jaminan Keamanan Penuh dari Tuan Rumah

Kepastian ini diperkuat dengan adanya lampu hijau dari pemerintah Amerika Serikat.

Presiden AS, Donald Trump, memberikan tanggapan yang mengizinkan Iran untuk berlaga di negaranya dengan menyatakan, “biarkan mereka bermain”.

Mengenai kekhawatiran keamanan yang sempat diajukan oleh pihak Iran, FIFA dan pemerintah AS telah memberikan jaminan keamanan menyeluruh bagi seluruh pemain dan ofisial selama turnamen berlangsung.

Meski Iran sempat mengusulkan agar lokasi pertandingan dipindahkan ke Meksiko karena alasan keamanan, FIFA menolak permintaan tersebut dan mewajibkan mereka tetap bermain di venue yang telah ditentukan di Amerika Serikat, yakni Seattle dan California.

Jadwal Pertandingan dan Lawan di Grup G

Berdasarkan hasil undian, Iran tergabung dalam Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.

Pengamat sepak bola, Roni Pangemanan (Bung Ropan), merinci jadwal pertandingan Iran sebagai berikut:

– 16 Juni: Melawan Selandia Baru di California.
– 22 Juni: Melawan Belgia di California.
– 27 Juni: Melawan Mesir di Seattle.

Bung Ropan menilai dukungan terhadap Iran cukup baik, terutama dari tim seperti Belgia yang menentang konflik politik, serta dukungan persaudaraan dari Mesir.

Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat sebagai tuan rumah tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi urusan teknis seperti penunjukan wasit, karena hal tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali objektif FIFA.

Komitmen FIFA di Tengah Ketegangan Politik

Keikutsertaan Iran di Piala Dunia kali ini menjadi sorotan tajam lantaran berlangsung di tengah tensi tinggi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

FIFA berupaya keras meyakinkan dunia bahwa turnamen ini tidak akan tercederai oleh kepentingan politik adidaya.

Namun, tantangan diplomasi dalam sepak bola tetap terlihat nyata. Dalam agenda Kongres FIFA di Kanada, Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajub, dilaporkan menolak berjabat tangan dan berfoto bersama delegasi Israel sebagai bentuk protes terhadap situasi di Gaza.

Melalui penyelenggaraan ini, FIFA berharap dapat membuktikan bahwa sepak bola tetap menjadi instrumen perdamaian yang mampu mengatasi batas-batas konflik internasional.

Dengan jaminan keamanan yang ketat dan prosedur seleksi wasit yang transparan, Piala Dunia 2026 diharapkan dapat berjalan sukses tanpa gangguan eskalasi perang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini