GPM Jadi Andalan Program 100 Hari Kerja Pemkab Kuningan

100 Hari Pemkab Kuningan
Program 100 Hari Pemkab Kuningan Gelar Gerakan Pangan Murah/Ikin/Jabarupdate.id

Kuningan, JabarupdatePemkab Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Program 100 Hari Kerja dengan meluncurkan berbagai inisiatif strategis.

Salah satu program unggulannya adalah Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Kuningan meluncurkan GPM di Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, pada Selasa (4/3/2025).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung stabilitas pasokan bahan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, M.Kn., yang secara resmi membuka kegiatan GPM sebagai bagian dari 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor ketahanan pangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Kuningan, H. Ujang Kosasih, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dr. Wahyu Hidayah, jajaran Forkopimcam, serta masyarakat Desa Padamulya dan sekitarnya.

Menurut Dr. Wahyu Hidayah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, GPM adalah bagian dari program unggulan “Padaringan” (Penjualan Bahan Pangan untuk Pengendalian Inflasi).

Program ini dirancang untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

“Gerakan ini menawarkan berbagai komoditas pokok, seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, telur ayam, daging ayam, daging sapi, serta sayur-mayur. Semua dijual dengan harga yang lebih murah untuk membantu masyarakat,” jelas Wahyu.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan GPM ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

“Ketahanan pangan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah. Kami akan terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Tuti.

Ia juga berharap program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga program ini dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan dampak positif dari stabilitas harga pangan, sekaligus mendukung target dalam program 100 hari kerja Pemkab Kuningan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini