Hoaks Bantuan Bibit Ayam Beredar, Disnakkan Ciamis: Cek Sumber Resmi!

Hoaks Bantuan Bibit ayam
Waspada Hoaks! Disnakkan Ciamis imbau peternak cek sumber resmi & hindari tautan phishing bantuan bibit ayam 2025. Lindungi data pribadi! /Dok. Disnakkan Ciamiz

Ciamis, Jabarupdate: Disnakkan Ciamis ungkap hoaks bantuan bibit ayam 2025! Waspada phishing, lindungi data pribadi. Cek fakta hanya di sumber resmi. #Ciamis

Di era digital yang kian canggih, informasi menyebar dengan cepat, tak terkecuali hoaks.

Baru-baru ini, media sosial diramaikan oleh tautan yang mengklaim menawarkan pendaftaran program bantuan bibit ayam dari pemerintah untuk tahun 2025.

Namun, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis, Slamet Budi Wibowo, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Tautan yang beredar di Facebook itu menggoda dengan janji bantuan bibit ayam gratis dari pemerintah.

Banyak warga, terutama peternak kecil, tergiur untuk mengklik tautan tersebut, berharap mendapat dukungan untuk usaha ternak mereka.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut oleh tim MinCliks, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Pertanian.

Sebaliknya, tautan itu mengarahkan pengguna ke situs mencurigakan yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telepon yang terkait dengan akun Telegram.

Ini adalah modus phishing, sebuah teknik penipuan untuk mencuri data pribadi yang dapat disalahgunakan.

Slamet Budi Wibowo mengimbau masyarakat, khususnya warga Ciamis, untuk lebih waspada.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Program bantuan resmi dari pemerintah selalu diumumkan melalui saluran resmi, seperti situs web Kementerian Pertanian atau Dinas Peternakan setempat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikan data pribadi.

Menurutnya, data pribadi yang jatuh ke tangan yang salah bisa digunakan untuk penipuan atau kejahatan siber lainnya.

Peringatan serupa juga disampaikan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) melalui akun Instagram resmi mereka, @ditjen_pkh, pada 24 Juli 2025.

Dalam unggahannya, Ditjen PKH menegaskan bahwa tautan tersebut bukan bagian dari program resmi pemerintah dan mengingatkan masyarakat untuk tidak memasukkan data pribadi ke situs yang tidak terpercaya.

“Hati-hati, Sobat Cliks! Ini adalah modus phishing yang berbahaya,” tulis mereka.

Bagi peternak yang ingin mendapatkan informasi valid tentang bantuan bibit ayam atau program peternakan lainnya, Slamet menyarankan untuk menghubungi Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis secara langsung atau mengakses situs resmi Kementerian Pertanian.

“Kami selalu terbuka untuk memberikan informasi yang benar dan membantu peternak mengembangkan usahanya,” katanya.

Kasus hoaks ini menjadi pengingat bahwa di tengah kemudahan teknologi, kewaspadaan adalah kunci.

Masyarakat diajak untuk bijak dalam menyaring informasi, memeriksa kebenaran tautan, dan melindungi data pribadi mereka.

Jangan sampai niat memanfaatkan bantuan pemerintah justru membuat kita menjadi korban penipuan siber.

Yuk, jadi pengguna internet yang cerdas dan waspada!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini