Ciamis, Jabarupdate: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis resmi menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan bertajuk “PELITA HATI” (Pelayanan Tertib Administrasi Kependudukan Hadir Sepenuh Hati) yang terintegrasi langsung dengan kegiatan Posyandu.
Inovasi tersebut mulai menunjukkan dampak positif, salah satunya terlihat di Kecamatan Banjaranyar.
Sejak diluncurkan, program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama para orang tua yang ingin mengurus dokumen kependudukan anak seperti Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pemerintahan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, menjelaskan PELITA HATI dirancang untuk menjadikan Posyandu sebagai simpul layanan identitas anak.
Dengan metode tersebut orang tua bisa mengurus administrasi kependudukan berbarengan dengan jadwal rutin pengecekan kesehatan anak.
“Pelaksanaan di Kecamatan Banjaranyar berjalan sangat baik. Antusiasme warga terlihat tinggi karena layanan ini menjawab kebutuhan masyarakat akan kemudahan akses,” ujar Yayan. Kamis (15/01/2026)
Yayan menilai layanan tersebut lebih efektif karena memangkas rantai birokrasi dan waktu tempuh masyarakat dan prosesnya pun cukup sederhana.
“Sederhana sekali, cukup orang tua mengajukan permohonan di Posyandu dengan pendampingan kader, berkas diproses oleh operator kecamatan, dan dokumen yang sudah jadi akan dikembalikan kepada warga melalui Posyandu kembali,” ucapnya.
Lebih lanjut Yayan menyebut, keberhasilan inovasi tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.
Selain personel Disdukcapil, peran kader Posyandu dan pemerintah desa sangat krusial dalam memeriksa kelengkapan berkas warga.
“Kader membantu mengumpulkan dan memvalidasi berkas, sehingga proses di tingkat kecamatan menjadi lebih tertib dan efisien,” ungkapnya.
Bahkan, Yayan juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema layanan jemput bola jika terjadi lonjakan permohonan di masa mendatang.
“Kami juga telah menyiapkan skema layanan jemput bola sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan permohonan dokumen di masa mendatang,” tegasnya.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, memberikan apresiasi atas langkah strategis ini.
Menurutnya, PELITA HATI adalah contoh nyata kolaborasi yang humanis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap program ini mampu meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen anak sejak dini. Ini adalah upaya mewujudkan pelayanan yang cepat, tertib, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis,” ungkapnya.
Melihat hasil positif di Kecamatan Banjaranyar, Disdukcapil Kabupaten Ciamis berencana akan memperluas implementasi program PELITA HATI ke seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis secara bertahap.




