Sabtu, Februari 24, 2024

Jaksa Rumania Mencari Bukti dalam Kasus Mantan Petarung MMA, Andrew Tate

Internasional, Jabarupdate: Jaksa Rumania kini tengah mencari bukti dalam kasus mantan petarung Seni bela diri campuran (Mixed Martial Art/MMA) Andrew Tate.

Tate yang juga tokoh internet saat ini menjadi tahanan rumah di Rumania. Ia dicurigai melakukan kejahatan terorganisir dan perdagangan manusia.

Pada Senin, Tate hadir di kantor kejaksaan untuk pemeriksaan forensik terhadap peralatan elektronik yang disita selama investigasi.

Hal tersebut diungkapkan pengacara Andrew Tate bernama Eugen Vidineac.

Tate, 36, seorang warga negara Inggris-Amerika Serikat (AS). Dia memiliki enam juta pengikut di Twitter.

Awalnya dia ditahan pada akhir Desember di Ibu Kota Rumania, Bukares. Tate ditahan bersama dengan saudara laki-lakinya, Tristan. Serta dua wanita Rumania.

Tak satu pun dari keempat orang tersebut yang telah didakwa oleh pengadilan.

Kedua bersaudara ini hadir pada hari Senin di kantor badan anti-kejahatan terorganisir Rumania, DIICOT, di Bukares, saat pencarian forensik dilakukan.

Kehadiran kedua bersaudara itu terjadi setelah mereka memenangkan banding pada tanggal 31 Maret untuk dipindahkan dari tahanan polisi ke tahanan rumah. Mereka akan tetap berada di sana sampai setidaknya 29 April.

Jaksa penuntut di Rumania telah melakukan beberapa kali penggeledahan sejak mereka ditahan.

Ketika keluarga Tate meninggalkan kantor Direktorat Penyelidikan Kejahatan Terorganisir dan Terorisme Rumania (DIICOT) pada Senin.

Mereka disambut oleh sejumlah media. Dan beberapa pendukung. Mereka meneriakkan “Top-G, Top-G!”. Teriakkan itu merupakan moniker yang digunakan para penggemar Tate.

Ditanya bagaimana perasaannya, Tristan Tate mengatakan kepada wartawan: “Saya selalu baik-baik saja. Saya baik-baik saja di penjara. Sekarang saya baik-baik saja.”

Vidineac mengatakan kepada The Associated Press bahwa jaksa penuntut telah menyita “banyak perangkat” dalam kasus ini dan mereka “masih mencari informasi, bahkan sampai sekarang.”

Penggeledahan dilakukan di rumah dan dihadapan terdakwa Andrew Tate beserta adiknya.

“Kami menghormati jaksa dan pihak berwenang lainnya yang sedang melakukan tugasnya dalam hal investigasi terkait kasus ini dan kami menunggu hasilnya,” lanjut Vidineac.

Sejak dibebaskan dari tahanan polisi, pengikut Andrew Tate di Twitter telah melonjak setidaknya 500.000 orang. Sebuah tweet yang muncul di akunnya pada hari Minggu.

Dia menulis bahwa dunia menjadi lebih masuk akal ketika Anda memahami bahwa sebagian besar orang bahkan tidak ingin bebas.

Tate telah tinggal di Rumania sejak 2017. Sebelumnya, ia dilarang muncul dari berbagai platform media sosial. Pasalnya, Tate mengekspresikan pandangan misoginis dan ujaran kebencian.

Ia berulang kali mengklaim bahwa jaksa penuntut Rumania tidak memiliki bukti dan menuduh kasusnya merupakan konspirasi politik yang dirancang untuk membungkamnya.

Perwakilan DIICOT menyampaikan, setelah penangkapan pada bulan Desember terindentifikasi ada enam korban dalam kasus perdagangan manusia itu.

Diduga yang menjadi sasaran “tindakan kekerasan fisik dan pemaksaan mental” dan dieksploitasi secara seksual oleh anggota kelompok yang diduga sebagai pelaku.

Badan tersebut mengatakan bahwa para korban diiming-imingi dengan alasan cinta dan kemudian diintimidasi, ditempatkan di bawah pengawasan dan menjadi sasaran taktik kontrol lainnya.

Sambil dipaksa untuk terlibat dalam tindakan pornografi demi keuntungan finansial kelompok kejahatan tersebut.

Jaksa Rumania kini masih mencari bukti-bukti kehahatan yang diduga dilakukan Andrew Tate.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler