Selasa, April 16, 2024

Kesbangpol Lakukan Sinkronisasi dan Akselerasi Penanganan Isu Statis Jelang Pemilu 2024

Ciamis, Jabarupdate: Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis lakukan sinkronisasi, koordinasi, dan akselerasi penanganan isu-isu statis menjelang Pemilu 2024.

Pelaksanaan koordinasi dilakukan dalam Forum Mitra Strategis Bidang Kesbangpol se-Jawa Barat pada Kamis dan Jumat, 3-4 Agustus 2023.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Ciamis R Yadi Tisyadi menjelaskan kegoatan ini dalam rangka memastikan kelancaran dan kesejahteraan dalam proses Pemilu 2024 nanti.

“Kesbangpol telah melakukan langkah-langkah strategis. Guna mengatasi dan meredam isu-isu statis yang mungkin muncul saat dan menjelang pelaksanaan Pemilu nanti,” kata dia pada Jumat (11/8/2023).

Ia menegaskan, upaya itu dilakukan demi menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap proses demokrasi.

Yadi menyampaikan, dalam forum tersebut hadir Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Dra. Hj. Popong Otje Djundjunan atau Ceu Popong.

Dalam acara yang dilaksanakan di Hotel EL Royal Panghegar, Kota Bandung ini Kesbangpol Jawa Barat menginisiasi serangkaian langkah sinkronisasi dan akselerasi penanganan isu statis yang berpotensi memengaruhi suasana politik menjelang Pemilu 2024.

“Kita ketahui bersama, pada 2024 nanti merupakan momen politik yang sangat penting. Utamanya di Jawa Barat. Dan di Nasional,” kata Yadi.

Menurut dia, pelaksanaan pesta demokrasi terbesar secara serentak dalam tahun yang sama (Pilpres dan Pilkada) merupakan pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan Jawa Barat.

“Sangat penting bagi masa depan negara kita. Pasalnya, ini melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar, apalagi di Jawa Barat,” ujar dia.

Kesbangpol Lakukan Sinkronisasi dengan Menggelar Forum Diskusi

Yadi menyampaikan, selama dua hari itu Kesbangpol Jawa Barat menggelar kegiatan bersama forum mitra strategis. Digelar diskusi mengenai kondisi dan kesiapan dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

“Narasumbernya masing-masing adalah Ketua Forum Mitra Strategis yaitu RTK Ketua FKDM dan ditambah juga dengan dari KPU,” ujar Yadi.

Ia mengungkapkan, semua yang hadir harus bisa berperan aktif dalam mencegah eskalasi masalah dan memastikan bahwa keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Dalam kesempatan itu, disampaikan rilis dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait indeks kerawanan Pemilu 2024.

Ia mengatakan, dalam indeks tersebut ada sembilan daerah di Jawa Barat yang masuk kategori kerawanan paling tinggi. Yakni, Kabupaten Bandung urutan ke-59 se-Indonesia.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

- Advertisement -spot_img
ARTIKEL TERKAIT

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler