
Tasikmalaya, Jabarupdate: Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Agnia Care resmi meluncurkan rangkaian aksi sosial dan kemanusiaan bertajuk “Menyala Ramadanku” untuk menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan peluncuran yang digelar di Pesantren Idrisiyyah, Tasikmalaya, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial serta memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kelompok masyarakat dhuafa serta kelompok rentan di Jawa Barat.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Agnia Care, perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, tokoh pesantren, relawan, serta mitra strategis.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol penguatan ekosistem filantropi Islam yang profesional dan transparan.
Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif LAZNAS Agnia Care, RM Suryanto Sarjodiningrat, mengungkapkan kegiatan program tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis untuk memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Launching ini menjadi bagian dari arah baru Agnia Care agar masyarakat semakin mengenal program-program Ramadan yang kami jalankan, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menyalakan Ramadan melalui kepedulian dan aksi nyata,” ucapnya.
Lebih lanjut, Suryanto juga menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga amanah donatur dengan menjamin seluruh dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terhimpun akan dikelola secara profesional dengan orientasi pemberdayaan jangka panjang.
“Seluruh ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional, di mana penyalurannya akan difokuskan pada program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi umat,” tegasnya.
Senada dengan Suryanto, CEO Pesantren Idrisiyyah, Mara Umar, menekankan pentingnya melihat zakat dari sudut pandang yang lebih luas.
Menurutnya, kontribusi masyarakat melalui lembaga zakat adalah investasi sosial untuk menyelamatkan generasi mendatang.
“Zakat, infak, dan sedekah merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang yang mampu menyelamatkan dan menyiapkan generasi masa depan melalui program-program yang terarah dan berkesinambungan,” ucapnya.
Ada hal yang menarik dalam peluncuran tersebut . Agnia Care secara resmi menyematkan rompi kepada sejumlah influencer yang didapuk menjadi duta kampanye “Menyala Ramadanku”.
Langkah tersebut diambil untuk menjangkau generasi muda supaya lebih aktif dalam gerakan berbagi.
“Penyematan rompi ini adalah simbol komitmen bersama. Kami ingin merangkul generasi muda melalui para influencer ini agar nilai-nilai kebaikan dan gerakan berbagi selama Ramadan bisa tersebar lebih luas dan masif,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan distribusi simbolis bantuan kepada penerima manfaat.
Program “Menyala Ramadanku” diproyeksikan akan menyasar masyarakat dhuafa, kelompok rentan, serta sektor keumatan lainnya yang membutuhkan perhatian khusus selama bulan puasa hingga Idul Fitri mendatang.
Dengan kolaborasi antara lembaga zakat, pesantren, dan masyarakat luas, Agnia Care berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum kebangkitan kepedulian yang membawa keberkahan nyata bagi umat.



