CIAMIS, Jabarupdate: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis sukses menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis (Pepatah Manis).
Program inovatif ini digelar secara terintegrasi dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Job Fair 2026 di halaman Islamic Center Kabupaten Ciamis, Kamis (4/6/2026).
Sinergi tiga program unggulan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata Pemkab Ciamis dalam memperluas akses pelayanan publik, menekan angka pengangguran, sekaligus menjaga daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya diwakili oleh Asisten Daerah Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhiyat, yang membuka acara secara resmi.
Wawan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda rapat tingkat nasional di Yogyakarta.
Menurut Wawan Ruhiyat, program Pepatah Manis Ciamis merupakan terobosan pelayanan publik yang dilakukan secara kolaboratif dan berkala. Program ini mengintegrasikan berbagai unit layanan dari perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga instansi vertikal ke dalam satu lokasi.
“Alhamdulillah, melalui berbagai inovasi pelayanan, Kabupaten Ciamis berhasil meraih Indeks Pelayanan Publik tahun 2025 sebesar 4,63 dengan kategori pelayanan prima. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wawan saat membacakan sambutan bupati.
Pada pelaksanaan kali ini, panitia menghadirkan 22 unit pelayanan publik dengan total 54 jenis layanan. Masyarakat Tatar Galuh dapat mengurus berbagai hal mulai dari administrasi kependudukan (adminduk), perizinan usaha, layanan kesehatan, perpajakan, perbankan, hingga konsultasi sektor pertanian dan peternakan secara cepat dan gratis.
Momentum ini juga bertepatan dengan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, di mana perwakilan bupati turut menyampaikan ucapan selamat dan doa agar ibadah kurban masyarakat Ciamis diterima oleh Allah SWT.
Selain kemudahan urusan birokrasi melalui Pepatah Manis Ciamis, kehadiran Job Fair 2026 menjadi daya tarik luar biasa bagi para pencari kerja.
Pemkab Ciamis menyadari adanya tantangan ketenagakerjaan yang dipicu oleh gelombang PHK dari luar daerah serta keterbatasan lapangan kerja formal.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Iskandar, menjelaskan bahwa Job Fair 2026 kali ini membuka peluang kerja yang sangat besar.
“Jumlah Perusahaan Mitra, 20 perusahaan (baik dari dalam maupun luar Kabupaten Ciamis). Total Lowongan Kerja 5.319 loker yang siap menyerap tenaga kerja lokal sesuai kompetensi,” ucapnya.
Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Pangan Murah
Melengkapi kesuksesan pelayanan prima dan bursa kerja, Gerakan Pangan Murah (GPM) juga diserbu oleh warga yang ingin mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga miring. Program ini menjadi langkah taktis Pemkab Ciamis dalam melakukan pengendalian inflasi daerah.
Dalam menyukseskan GPM, pemerintah daerah menggandeng berbagai mitra strategis, seperti:
-Bulog Subdivre komoditas pangan.
– Terminal Agribisnis Panumbangan.
– Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Ayam (RPA) Jabanur.
– UMKM pangan lokal, kelompok tani milenial, serta peternak ayam petelur Ciamis.
Melalui tema Hari Jadi ke-384, “Meneguhkan Kemandirian, Mengukuhkan Ketangguhan, Memantapkan Keberdayaan” dan tagline “Guyub Ngawangun Galuh”, sinergi massal ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan sekaligus memantapkan Ciamis sebagai kabupaten dengan pelayanan publik terbaik.




