Lestarikan Budaya ‘Goroyok Citenjo’, Mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan Lakukan Ini

KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan
Mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan di Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin/Ist

Kuningan, Jabarupdate: Kelompok Kuliah Kerja Nyata atau KKN STKIP Muhammadiyah Kabupaten Kuningan melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Desa Citenjo untuk mempertahankan kearifan lokal.

Melalui program Explore Citenjo’s Culture, pada minggu pertama, para mahasiswa itu menggelar kegiatan Saba Desa.

Pelaksanaan pun dilakukan dengan berbagai pihak, baik perangkat desa maupun masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, mereka telah berhasil mengulik ciri khas yang dimiliki oleh Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, yaitu “Goroyok Citenjo”.

Menurut keterangan Kepala Desa Citenjo Didi Sudiana bahwa Goroyok Citenjo merupakan istilah yang digunakan masyarakat desa (guyub) mengenai kegiatan gotong royong dan kerja bakti.

Contohnya dalam pembangunan jalan usaha tani atau jalan ekonomi yang bertujuan untuk memudahkan akses petani menjalankan pekerjaannya.

Pelaksanaan kerja bakti Jalan Usaha Tani kloter pertama pungkas dalam 10 hari dengan panjang 400 meter. Kemudian dilanjutkan kerja bakti Jalan Usaha Tani kloter kedua yaitu pengurugan tanah. Pekerjaan ini selesai dalam kurun waktu 2 hari, Sabtu dan Minggu.

Tidak diragukan lagi, kata Didi, mengenai kebersamaan masyarakat Desa Citenjo sangat kompak. Apalagi demi pembangunan di wilayahnya.

Didi melanjutkan, Goroyok Citenjo bukan hanya dalam kegiatan kerja bakti, namun juga mencakup kegiatan masyarakat yang saling membantu satu sama lain. Seperti ketika terjadinya musibah, hajatan, tahlilan, dan kegiatan sosial lainnya.

Goroyok Citenjo
Kolaborasi Mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah, Kuningan Membantu Proses Pembangunan Jlan Tani/Ist

Ia mengungkapkan, budaya Goroyok Citenjo yang telah melekat pada masyarakat Desa Citenjo. Bahkan hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan yang sedang melaksanakan KKN.

Para mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Citenjo itu ikit berpartisipasi bersama pemerintah desa juga masyarakat setempat dalam mempertahankan nilai kearifan lokal. Mereka juga mendukung budaya Desa Citenjo “Goroyok Citenjo”.

“Ke depannya saya berharap, Goroyok Citenjo ini dapat terus ditingkatkan. Karena kerja sama antara masyarakat dan pemerintahan desa merupakan hal penting untuk kemajuan Desa Citenjo,” ujar Didi dalam diskusi program bersama mahasiswa KKN Desa Citenjo

Ia melanjutkan bahwa kolaborasi program dalam bidang lain, khususnya bidang Pendidikan dan Ekonomi masyarakat, harus menjadi target utama dalam pelaksanaan KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan tahun 2022.

Dan setiap program yang telah direncanakan mahasiswa itu selalu dikoordinasikan dengan Pemerintah Desa Citenjo.

Tak hanya itu, mahasiswa ini juga menjalin kerja sama dengan pihak terkait seperti Lembaga Pendidikan, Karang Taruna, Kader Posyandu, Remaja Mesjid, BUMDesa, Rumah Baca Cerdas Ceria, UMKM Masyarakat, dan lainnya.

Temtu saja, dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak dinilai sangat membantu mahasiswa dalam merealisasikan pelaksanaan program oleh mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan di Desa Citenjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article
Ketua HMI Badko Jabar

Ketua HMI Badko Jabar Dorong Kader untuk Turun Mengawal Pembangunan Desa

Next Article
Ansor langkaplancar

PAC Ansor Langkaplancar yang Baru bakal Lebih Visioner

Related Posts
Total
0
Share