
Bandung Barat, Jabarupdate: Mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2025.
Sebanyak 30 mahasiswa yang bertugas di Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sukses menggelar acara Ruang Bincang Literasi Digital (RBLD) pada Rabu (13/8/2025), di Kantor Desa Pasirhalang.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi digital di era teknologi modern.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Desa Pasirhalang, Sholeh Muslihat, S.Sos., dan perwakilan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nurtanio, Asep Ryadi Rukmana, S.Sos., M.Si., M.AP., yang menjabat sebagai Kepala Bagian Pengabdian kepada Masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fidy Nurardhyo Sancoko, S.Ikom., M.Si., dan Deden Much Darmadi, S.Pd., M.Pd., juga turut mendampingi para mahasiswa dalam kegiatan ini.
Mengedukasi Masyarakat melalui Literasi Digital
Ketua Kelompok KKNMT, Jujun Junaedi, menjelaskan bahwa RBLD menjadi salah satu program unggulan untuk memberdayakan masyarakat.
Ia ingin warga Desa Pasirhalang lebih bijak menggunakan teknologi. “Literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga cara memanfaatkan teknologi untuk tujuan positif, seperti pengembangan diri dan perekonomian,” ujarnya.
Pemateri seminar, Deden Much Darmadi, menekankan pentingnya literasi digital sebagai kunci menghadapi tantangan era digital.
Menurutnya, literasi digital mencakup kemampuan menggunakan teknologi secara kritis, kreatif, dan etis.
Masyarakat perlu waspada terhadap ancaman keamanan siber, tahu cara melindungi data pribadi, dan memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan kualitas hidup.
Materi seminar mencakup tiga poin utama:
1. Kewaspadaan Digital: Edukasi tentang ancaman keamanan siber dan cara melindungi data pribadi.
2. Pemanfaatan Positif Teknologi: Penggunaan platform seperti Shopee untuk pemasaran UMKM, serta aplikasi Canva dan CapCut untuk membuat konten visual.
3. Etika Digital: Pentingnya menggunakan teknologi secara bertanggung jawab untuk kemajuan pribadi dan masyarakat.
Kontribusi Nyata Mahasiswa Universitas Nurtanio
Selain RBLD, Mahasiswa Universitas Nurtanio juga melaksanakan berbagai program kerja lain di Desa Pasirhalang.
Mereka mengadakan sosialisasi pengelolaan sampah di sekolah dasar, membuat plang edukasi sampah, dan menyediakan delapan tong sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan sekolah.
Para mahasiswa juga aktif terlibat dalam kegiatan desa, seperti kepanitiaan Milangkala Desa Pasirhalang ke-155, Peringatan Hari Besar Nasional ke-80, serta membantu distribusi beras dan Al-Qur’an.
Keterlibatan mereka juga terlihat dalam kegiatan Posyandu dan Karang Taruna di RW 3, menunjukkan dedikasi mereka dalam mendukung kemajuan masyarakat lokal.
Dampak Positif bagi Masyarakat Pasirhalang
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Mahasiswa Universitas Nurtanio tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pengabdian kepada masyarakat.
Melalui RBLD dan berbagai program KKNMT, mereka berhasil memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan kesadaran digital hingga kontribusi nyata dalam pengelolaan lingkungan dan kegiatan sosial di Desa Pasirhalang.
“Kami berharap program-program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Jujun.
Dengan semangat pengabdian, Mahasiswa Universitas Nurtanio telah menjadi agen perubahan yang menginspirasi di Kabupaten Bandung Barat.



