Sosialisasi di KBB, DPR RI dan BKKBN Tekankan Peran Keluarga Wujudkan Indonesia Emas 2045

Peran Keluarga Wujudkan Indonesia
Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., menggebrak semangat keluarga Indonesia untuk wujudkan Indonesia Emas 2045 dalam Sosialisasi Bangga Kencana di Bandung Barat/Jabarupdate.id

Bandung Barat, Jabarupdate: Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., menegaskan bahwa peran keluarga wujudkan Indonesia emas sangat penting untuk dipahami seluruh masyarakat.

Hal ini ia sampaikan dalam Sosialisasi Program Bangga Kencana bersama mitra kerja DPR RI yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) di Kabupaten Bandung Barat.

Acara ini dihadiri ratusan peserta, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Netty menekankan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang menentukan kualitas generasi bangsa.

Menurutnya, jika Indonesia ingin mencapai visi Indonesia Emas 2045, maka fondasinya harus dibangun dari keluarga.

“Keluarga adalah pondasi bangsa. Kalau sering kita dengar istilah Indonesia Emas 2045, siapa yang bisa mewujudkannya? Jawabannya keluarga. Maka, peran keluarga wujudkan Indonesia emas tidak bisa disepelekan,” ungkap Netty di hadapan peserta.

Ia mengingatkan bahwa masih banyak keluarga yang belum sepenuhnya sadar akan peran penting mereka.

Data menunjukkan banyak anak Indonesia yang menjadi korban kekerasan, pernikahan dini, hingga terabaikan karena ketidakhadiran orang tua.

Hal ini menjadi tantangan besar yang harus diatasi jika bangsa ini ingin memiliki generasi unggul pada 2045.

Netty juga menyoroti bahwa BKKBN telah bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Transformasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas fokus, bukan hanya sekadar program Keluarga Berencana, tetapi juga pembangunan keluarga berkualitas melalui Program Bangga Kencana.

Menurut Netty, ada empat syarat penting membangun keluarga berkualitas. Pertama, memiliki visi berkeluarga yang benar agar tujuan pernikahan tidak salah arah.

Kedua, menikah dengan perencanaan matang, dengan usia ideal minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.

Ketiga, memperkuat ketahanan keluarga dari sisi fisik, ekonomi, psikologis, hingga spiritual. Keempat, memastikan pola pengasuhan yang benar agar anak terhindar dari stunting.

Dalam kesempatan yang sama, Roy Primera, perwakilan BKKBN Jawa Barat, memaparkan lima program prioritas atau quick win kementerian.

Salah satunya adalah GATI, yang menyoroti pentingnya kehadiran ayah dalam tumbuh kembang anak.

“Selama ini kita berpikir kedekatan anak hanya dengan ibu. Padahal, ayah juga punya peran besar. Data menunjukkan 20,91% anak di Indonesia tidak mendapatkan peran ayah. Maka, GATI hadir untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya kehadiran ayah dalam keluarga,” jelas Roy.

Dengan adanya program Bangga Kencana dan dukungan DPR RI, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa peran keluarga wujudkan Indonesia emas bukan sekadar jargon, melainkan sebuah keharusan. Tanpa keluarga yang kuat, visi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi mimpi.

Acara sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, pengundian doorprize, serta nyanyian lagu “Bagimu Negeri” yang membuat suasana semakin khidmat.

Melalui kegiatan seperti ini, DPR RI dan BKKBN optimis bahwa Jawa Barat dapat menjadi contoh daerah yang mampu melahirkan keluarga berkualitas demi tercapainya Indonesia Emas 2045.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini