Ciamis, Jabarupdate: Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah mempersiapkan arah pembangunan jangka menengah melalui Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Ciamis Tahun 2025-2029.
Dokumen penting ini menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan lima tahun ke depan yang menekankan pada sinergi antara pembangunan manusia, ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ciamis, David Firdha, S.H., M.M., menjelaskan bahwa RPJMD adalah penjabaran dari visi dan misi kepala daerah, dengan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan RPJMN.
Ia menegaskan bahwa RPJMD menjadi panduan utama dalam memastikan pembangunan Ciamis berjalan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
“Kita ingin semua program terintegrasi, berpihak kepada rakyat, serta mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh,” ujar David.
12 Isu Strategis yang Jadi Prioritas
Dalam rancangan akhir RPJMD, terdapat 12 isu strategis yang menjadi perhatian utama.
Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan sosial, penguatan ekonomi sektor pertanian, hingga pengelolaan lingkungan dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
David Firdha menyebutkan bahwa pembangunan SDM menjadi titik berat utama.
“Kita ingin masyarakat Ciamis sehat, berpendidikan, serta memiliki daya saing tinggi, termasuk dalam menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Visi dan Misi Pembangunan Ciamis 2025-2029
RPJMD ini mengusung visi besar: “Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”. Untuk mendukung visi tersebut, terdapat lima misi pembangunan:
1. Meningkatkan kualitas SDM
2. Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas
3. Meningkatkan kualitas infrastruktur
4. Meningkatkan tata kelola pemerintahan
5. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana
Program Unggulan untuk Percepatan Pembangunan
Sebagai bentuk nyata dari visi dan misi tersebut, RPJMD Ciamis 2025-2029 juga merinci enam program unggulan, antara lain:
Penguatan Pertanian: swasembada beras, jagung, ikan, dan peningkatan hortikultura
Penguatan Pendidikan dan Kegiatan Keagamaan: fasilitasi sarana ibadah, zakat dan gerakan magrib mengaji
Pemberdayaan UMKM: legalitas, pelatihan, digitalisasi, hingga pemasaran produk
Pengembangan Ekonomi Desa: One Village One Product/Corporate
Destinasi Wisata Terintegrasi: penyiapan DED, kolaborasi dengan swasta, dan promosi pariwisata
Pemuda Wirausaha Mandiri: pelatihan, permodalan, dan peningkatan kapasitas
“Semua program ini didesain untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat Ciamis, baik di kota maupun di desa,” tambah David.
Tata Kelola Pemerintahan yang Inovatif dan Akuntabel
Selain sektor ekonomi dan sosial, pembangunan tata kelola pemerintahan juga menjadi prioritas. Pemerintah Kabupaten Ciamis akan mendorong sistem pemerintahan yang integratif, berbasis teknologi, dan mengedepankan partisipasi publik.
David Firdha, S.H., M.M. menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya terletak pada program, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menjalankan pelayanan yang transparan, responsif, dan berkinerja tinggi.
Komitmen terhadap Lingkungan dan Ketahanan Bencana
Isu lingkungan juga mendapat perhatian besar dalam RPJMD ini.
Pemerintah akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta memperkuat sistem penanggulangan bencana daerah.
Dengan RPJMD 2025–2029 ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis di bawah arahan Kepala Bappeda David Firdha, S.H., M.M. bertekad menjadikan Ciamis sebagai daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan – sejalan dengan potensi serta aspirasi masyarakatnya.




