
Ragam, Jabarupdate: Selama ini tanaman sering dianggap sebagai makhluk hidup yang pasif karena tidak memiliki organ sensorik seperti telinga atau otak.
Namun, penelitian terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: tanaman ternyata bisa mendengar dan memberikan respons aktif terhadap suara-suara di lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup.
Mendeteksi Ancaman Lewat Suara Kunyahan
Salah satu temuan paling menarik adalah kemampuan tanaman dalam mengenali suara predator.
Berdasarkan diskusi ilmiah yang dipublikasikan oleh The Economist, eksperimen menunjukkan bahwa ketika tanaman diperdengarkan rekaman suara ulat yang sedang mengunyah daun, mereka akan bereaksi secara defensif.
Tanaman tersebut diketahui melepaskan racun khusus ke bagian daunnya sebagai bentuk perlindungan diri agar tidak dimakan lebih lanjut. Hal ini membuktikan bahwa tanaman sadar akan kehadiran ancaman di dekat mereka melalui getaran suara yang dihasilkan oleh aktivitas ulat tersebut.
Mencari Sumber Air Melalui Pendengaran
Selain mendeteksi bahaya, kemampuan mendengar ini juga digunakan untuk mencari nutrisi. Akar tanaman dilaporkan mampu mendeteksi suara air yang mengalir di dalam pipa.
Alih-alih tumbuh secara acak, akar tersebut akan secara aktif mencari dan tumbuh menuju arah sumber suara air tersebut.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tanaman memiliki kecerdasan tubuh (body intelligence) untuk memecahkan masalah dasar seperti kebutuhan akan air tanpa memerlukan sistem saraf pusat seperti manusia.
Sistem “Ekolokasi” pada Tanaman Merambat
Ilmuwan juga mengamati perilaku unik pada tanaman kacang yang merambat. Menggunakan gerakan melingkar yang disebut circumnutation, tanaman kacang tampak mengetahui posisi tiang penyangga jauh sebelum mereka menyentuhnya.
Para ahli menduga ada semacam sistem ekolokasi yang mirip dengan kelelawar. Setiap kali sel tanaman membelah saat tumbuh, mereka memancarkan suara atau getaran kecil yang mungkin memantul dari objek di sekitarnya, seperti tiang, sehingga tanaman dapat menentukan arah tumbuh yang tepat.
Kecerdasan Tanpa Otak
Meskipun tidak memiliki neuron atau otak, tanaman mampu menyimpan informasi dan merespons lingkungan melalui medan bioelektrik.
Para peneliti lebih memilih menggunakan istilah “sentience” daripada kesadaran penuh untuk menggambarkan kemampuan tanaman dalam merasakan dan menanggapi dunia di sekitar mereka secara bertujuan.
Kemampuan tanaman untuk “mendengar” dan bereaksi terhadap lingkungan ini membuktikan bahwa evolusi telah menciptakan mekanisme pemecahan masalah yang luar biasa pada flora, meskipun mereka tidak bisa berpindah tempat.



